Suara.com - Keragaman budaya, suku, dan etnik Indonesia sebagai negara kepulauan tercermin dalam keragaman seni dan kerajinan sebagai hasil karya bangsa yang bernilai seni tinggi. Keanekaragaman seni dan kerajinan tersebut juga menjadi sektor industri unggulan dalam negeri, dimana produk-produk tersebut mulai menjadi sebuah tren positif dan diaplikasikan dalam aktivitas dan gaya hidup sehari-hari, khususnya di kalangan generasi muda.
Perkembangan produk industri kreatif Indonesia mengalami kemajuan yang sangat signifikan, sehingga menjadi salah satu pemasok devisa dan penggerak perekonomian nasional. Industri ini cukup menarik minat pelaku ekonomi untuk mulai menjajaki prospeknya. Indonesia, sebagai negara yang memiliki sumber daya alam dan sumber daya manusia berkecukupan, dan dengan pasar yang cukup menjanjikan, baik di dalam maupun di luar negeri, menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelaku kreatif untuk terus mengembangkan kreativitas dan inovasi produknya.
Tentu dengan dukungan pemerintah daerah dan dibantu pemerintah pusat, melalui program dan kebijakan-kebijakan ekonomi kreatifnya, untuk terus berupaya mensosialisasikan kepada masyarakat untuk mencintai dan menggunakan produk Indonesia, khususnya produk kerajinan.
Pameran CRAFINA kini kembali diselenggarakan untuk ke-11 kalinya. CRAFINA memamerkan produk kerajinan unggulan berbasis bahan baku yang cukup tersedia dan dihasilkan oleh para produsen dan perajin dari seluruh Indonesia. Pameran yang diinisiasi oleh Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) bersama Mediatama Binakreasi ini akan memanjakan para stakeholder industri kerajinan Indonesia dengan showcase produk-produk unggulan sebagai trendsetter kerajinan Nusantara.
Dengan tema “From Natural Resources to Creative Product for Lifestyle“, pameran ini akan menampilkan berbagai produk kerajinan terbaik persembahan anak negeri, diantaranya fashion unggulan meliputi batik, tenun, songket, serta produk kerajinan tangan lainnya, seperti aksesoris, perhiasan, perlengkapan dekorasi ruangan dan lainnya.
Pemanfaatan dan penggunaan produk kerajinan, saat ini sudah menjadi tren lifestyle negara-negara berkembang di dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Tahun ini, CRAFINA yang rencananya akan diresmikan oleh Ketua Umum Dekranas, Ibu Mufidah Jusuf Kalla, diselenggarakan pada
10 - 14 Oktober 2018, di JCC, Senayan.
Lebih dari 400 perusahaan kerajinan Indonesia menempati stan di Main Lobby, Plenary Hall dan Assembly Hall. Jumlah peserta tersebut menunjukan bahwa UKM kerajinan Indonesia telah mampu berkembang dan mandiri, serta mampu bersaing dengan negara-negara lain.
Pameran ini ditargetkan mencapai transaksi Rp 20 miliar dan jumlah pengunjung mencapai 40 ribu orang.
Para pengunjung dan pembeli dari dalam dan luar negeri diharapkan dapat menemukan produk-produk kerajinan berkualitas untuk memenuhi kebutuhan sesuai dengan perkembangan kebutuhan masyarakat, tanpa melupakan aspek kelestarian lingkungan dan proses produksi yang berkelanjutan. Para pelaku industri kerajinan diharapkan terus mengembangkan ide, kreasi, dan inovasi baru, sehingga menghasilkan produk-produk kerajinan yang eksklusif dan memiliki nilai jual tinggi di pasar Internasional.
Berita Terkait
-
Festival Budaya di TMII Ini Bakal Jadi Ruang Kolaborasi untuk Merayakan Keragaman Indonesia
-
Berkomitmen Dukung Keberagaman Budaya, KB Bank Dukung Korean Festival Day di UGM
-
Merayakan Kreativitas dengan Hijab Cosplay
-
Minta Masukan Politik, Puan Maharani Sambangi Kediaman JK
-
Industri Kuliner Nusantara Makin Mendapat Tempat, Ini Strategi Bisnis Bebek Trisno Indonesia
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan