Suara.com - SOS Children's Village Jakarta yang terletak di Cibubur, sudah lama dikenal sebagai kawasan rumah asuh aman bagi anak-anak yang ditelantarkan atau ditinggalkan oleh orang tua.
Di dalam area tersebut, terdapat 15 rumah aman dan sekitar 138 anak asuh berbagai usia mulai dari balita hingga remaja.
SOS Children's Village didesain agar anak-anak kurang beruntung bisa mendapatkan apapun yang harusnya seorang anak dapatkan mulai dari kasih sayang keluarga permanen, rumah tinggal, pendidikan sampai taman bermain.
"Anak yang kehilangan pengasuhan orang tua akan kehilangan orang tua dan keluarga. Mereka butuh atap, selimut dan sekolah, betul. Tapi kami juga memberikan keluarga permanen yang tidak mereka dapatkan, memberi orang tua permanen," kata National Director SOS Children's Villages, Gregor Hadi Nitihardjo kepada Suara.com di Cibubur, Kamis, (1/11/2018).
Kini, SOS Children's Village di Cibubur telah bertransformasi menjadi kampung melek digital berkat program Digital Village, Digital Library dan YouthCan dari Siegwerk.
"Dalam sistem pendidikan saat ini anak-anak membutuhkan akses ke sumber daya digital dan metode kerja karena pengalaman digital mereka akan sangat mempengaruhi prospek masa depan untuk kelayakan kerja. Itu sebabnya kami memutuskan untuk mendukung SOS Children's Village untuk meningkatkan standar digitalnya dengan meningkatkan perpustakaan yang ada menjadi fasilitas digital," kata CEO Siegwerk, Herbert Forker saat peresmian perpustakaan digital di Cibubur.
Bantuan Siegwerk berupa perangkat komputer, jaringan internet, peralatan presentasi interaktif yang canggih, dan fasilitas konferensi video.
Selain itu, 15 rumah keluarga asuh juga telah dilengkapi dengan komputer, akses internet dan jaringan ke perpustakaan.
"Setiap anak harus bisa mengakses internet dengan perlindungan. Itu yang kita ajari pada anak-anak di sini," tutup Gregor.
Selain menyediakan perpustakaan digital, Siegwerk juga mendukung program YouthCan!, sebuah program yang diklaim dapat membantu kaum muda di Indonesia untuk siap menghadapi dunia kerja.
Program YouthCan! akan memberdayakan kaum muda, membantu mereka mempersiapkan menuju kemandirian dan pasar kerja. Sebagai mitra SOS Children’s Villages, karyawan Siegwerk Indonesia akan bertindak sebagai mentor yang membantu para remaja membangun keterampilan kerja dengan memberikan bimbingan karier atau pengalaman kerja langsung.
Berita Terkait
-
Indonesia Siap Loncat ke Era AI dan 5G, DTI-CX 2026 Jadi Pusat Transformasi Digital Nasional
-
Transformasi Digital Kampus, BTN & Undip Resmi Luncurkan KTM Co-Branding Bagi 17.000 Mahasiswa Baru
-
DTI Series 2026 Resmi Digelar, Perkuat Kolaborasi Digital Nasional
-
Life Update di Media Sosial: Cara Gen Z Saling Berkabar di Era Digital
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar
-
Mengenal Spesifikasi Isuzu New mu-X SUV Tangguh yang Siap Melibas Berbagai Medan
-
Bukan Cuma Gizi, Ini 4 Fondasi Utama Tumbuh Kembang Anak di 1.000 Hari Pertama
-
Olahraga Jadi Cara Pelaku Industri Panas Bumi Bangun Koneksi
-
Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor
-
Pemadaman Kebakaran Hutan di Palangka Raya Terkendala Minimnya Sumber Air
-
Satelit AI Lampung-1 Meluncur dari China, Canggih Tapi Berisiko Data Leak?
-
336 Ribu Berebut 5.500 Kuota HUT RI di Istana, Warga yang Belum Pernah Hadir Diprioritaskan
-
Utamakan Hak Pendidikan Anak, Farhan Nekat Ambil Keputusan Berat Soal Pembangunan SDN 026
-
Pelajar Tertabrak Commuter Line, Perjalanan KA Lintas Rangkasbitung Sempat Terganggu