Suara.com - "Jakarta Inclusive" merupakan kampanye yang diprakarsai oleh Reshma Wijaya Bhojwani, pendiri Saraswati Learning Center (SLC). SCL adalah organisasi nirlaba untuk semua individu differently abled/difable.
SLC berkumpul di Monas, Jakarta, untuk merayakan "Hari Penyandang Disabilitas Sedunia", yang secara simbolis ditandai dengan warna-warni di Monas. Ini merupakan kampanye untuk menciptakan kepedulian dan penerimaan terhadap individu dengan kemampuan yang berbeda dalam sebuah komunitas Jakarta.
SLC telah mengambil langkah dengan mengingatkan warga Jakarta untuk bergandengan tangan dan membawa perubahan bagi seluruh individu difable, sehingga mereka dapat diikutsertakan dalam masyarakat dan membuat "Jakarta Inclusive". Lampu warna-warni melambangkan perbedaan ras, budaya, agama, latar belakang keuangan, keterbatasan penglihatan, keterbatasan pendengaran, keterbatasan fisik, autisme, down syndrome, ADHD, dan banyak lainnya, namun semua adalah satu, manusia.
Reshma, yang juga seorang ibu seorang anak dengan down syndrome, memiliki visi yang kuat untuk memberdayakan dan memperkaya individu dengan kemampuan yang berbeda melalui berbagai program inklusif di Saraswati Learning Center.
"Kita tidak hanya harus memberdayakan para remaja dengan kemampuan yang berbeda, kita juga perlu menciptakan komunitas yang peduli, di mana orang-orang mengetahui kemampuan dari para individu difable. Hanya ketika masyarakat mengetahui, maka pola pikir akan dapat berubah, lebih banyak penerimaan akan terjadi dan pada akhirnya 'Jakarta Inclusive' akan dapat tercipta untuk semua individu difable," ujarnya.
Selama bertahun-tahun Al & Sa'di, anak laki-laki kembar dari keluarga yang kurang mampu, tidak dmemperoleh layanan pendidikan. Namun melalui program "Sponsor Program Anak" milik SLC, keluarga yang kurang mampu dapat menerima layanan pendidikan yang sama dengan keluarga lainnya.
Acara ditutup dengan menyalakan cahaya harapan untuk seluruh individu difable. SLC juga mengadakan talkshow tentang "Cara Meningkatkan Konektivitas", sebagai bagian dari peningkatan rasa kepedulian pada masyarakat Jakarta.
SLC akan mengadakan acara lanjutan dalam "Awareness Walk", 9 Desember, bersamaan dengan Car Free Day. Adapun hasil penjualan tiket akan digunakan untuk membangun Saraswati Inclusive Cafe, di mana individu difable dapat bekerja, menjadi bagian dari masyarakat dan mendapatkan penghasilan.
Berita Terkait
-
Dari Atas Kursi Roda, Yuda Tak Lelah Berburu Mimpi di Job Fair Yogyakarta
-
Industri Alas Kaki Masih Butuh SDM, Difabel Punya Peluang Besar
-
Mimpi Jadi Nyata! UU Polri Baru Buka Pintu bagi Disabilitas Masuk Polisi
-
Siswa Disabilitas SMAN 81 Jakarta Bobol Sistem Pertahanan Militer, Kini Dilirik Intelkam Polri
-
Polri Akui Sulit Penuhi Kuota 2 Persen Disabilitas: Butuh 9.000 Personel
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B