Suara.com - Gaet Anak Muda, PLN Cari Bibit Unggul di Kampus Terkemuka
Keberlangsungan perusahaan bisa terjamin dengan memiliki karyawan bibit unggul yang berasal dari generasi muda.
Berbekal filosofi tersebut, PT PLN (Persero) menggelar sejumlah acara di perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia untuk menjaring bibit unggul yang ingin berkarir di PLN.
I Made Suprateka, Executive Vice President Corporate Communication and CSR PT PLN (Persero), mengatakan employer branding merupakan satu program yang tugas utamanya adalah membantu bidang pengadaan pegawai (recruitment) melalui sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia.
"Salah satunya dilakukan langsung secara direct shopping, termasuk mengandalkan kekuatan PLN sebagai branding yang kuat sebagai karir masa depan dengan didukung talent scouting," ujar Made, dalam siaran resmi yang diterima Suara.com.
Salah satu perguruan tinggi yang disasar untuk program employer branding yaitu Institut Teknologi Bandung (ITB).
Dalam kuliah umum Studium Generale yang diikuti lebih dari 500 mahasiswa ITB dari berbagai jurusan, Sandro Mihradi Ketua Lembaga Kemahasiswaan ITB, mengatakan kuliah studium generale merupakan mata kuliah pilihan bagi mahasiswa ITB.
"Kuliah ini bertujuan memberikan wawasan kepada mahasiswa ITB agar dapat berpikir kritis, berjiwa kebangsaan, dan menempatkan diri sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang mungkin nanti dihadapi saat di dunia kerja," ujarnya.
Made lebih lanjut mengemukakan harapannya, agar proses rekrutmen ini nantinya dapat memenuhi harapan PT PLN (Persero) dan juga anak-anak perusahaannya, untuk mendapatkan generasi milenial yang unggul dan meningkatkan minatnya berkarir di sana.
Baca Juga: KRL Anjlok di Kebon Pedes, Dua Tiang Listrik Terhantam Gerbong
“Itu sebabnya dalam setiap rangkaian even road show di sejumlah perguruan tinggi, kami juga menyertakan hastag PLN seperti #PLN Solid, #PLN Terbaik dan #Energy Optimisme. Hastag ini menyertai gambaran dalam setiap kegiatan, sehingga image positif PLN dan gambaran tempat karir masa depan akan tertanam secara kuat bagi para kaum milenial ini,” tukas Made.
Sistem rekrutmen yang menggambarkan bagaimana penjelasan informasi perihal sistem benefit and compensation yang ditawarkan oleh PLN, budaya kerja perusahaan, dan jenjang karir di PLN yang cukup menarik, diharapkan menjadi nilai lebih (value) yang ditawarkan oleh BUMN ini.
PT PLN (Persero) juga menyelenggarakan kompetisi Vlog SPLU (Stasiun Penyedia Listrik Umum) bertema “Unboxing SPLU” yang berisi karya vlog selama kurang lebih dua menit. Selain itu PLN juga menggunakan model presentasi dengan sistem hologram, sebagai sistem seleksi yang diadakan melalui sistem casting tersebut. Tujuannya untuk dapat menarik peserta, mengikuti sistem rekrutmen bekerja di PLN.
Karya tersebut diharapkan mampu memberikan nilai jual lebih besar terhadap tren baru inovasi PLN, yang menggambarkan kebutuhan penyediaan jasa tenaga listrik di masa depan, baik untuk mendukung sektor kegiatan usaha mikro kecil dan menengah, maupun juga menyokong kebutuhan tersedianya kendaraan listrik.
"Itu sebabnya dalam kompetisi ini, diharapkan para mahasiswa tertarik untuk unjuk kegiatan atau menciptakan sesuatu yang berkaitan dengan keberadaan SPLU," tambah Made.
Melalui sentuhan inovasi dan upaya mem-viralkan branding PLN lewat kegiatan semacam ini, diharapkan dapat memperbesar minat mahasiswa, bibit generasi muda unggul dari sejumlah perguruan tinggi negeri khususnya jurusan teknik, sehingga menjadikan PLN tempat impian karir masa depan, dan bersaing dengan sejumlah perusahaan kelas dunia.
Berita Terkait
-
Warga Pulau Obi Minta Aliran Listrik Menyala 24 Jam
-
Kejadian Lagi, Anak Muda Protes Jalan Rusak Pakai Pemotretan Model Cantik
-
Jokowi Akan Berikan Gaji untuk Lulusan yang Belum Kerja
-
Bandara Baru Mozes Kilangin Timika Papua Belum Dipasangi Listrik
-
Pendidikan di Papua Tertinggal, Ini yang Dilakukan Anak Muda Di Sana
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kerahkan 1.105 Personel Gabungan, Polda Jabar Perketat Pengamanan Laga Timnas Indonesia vs Vietnam
-
Ramai Dikomplain Warga, Mobil Rusak Diparkir Sembarangan di Tebet Dipulangkan ke Depan Rumah Pemilik
-
BGN Tetapkan Kasus Keracunan MBG Kejadian Fatal, Ancam Sanksi Suspend SPPG dan Copot Kepala Dapur
-
Penebangan Pohon di Jalan Riau Bandung Naik Kelas ke Pidana Berat, Gakkum KLH Turun Tangan
-
Raih Kontrak Rp1,16 T, WSKT Rampungkan Pembangunan Satu Sekolah Rakyat di Surabaya
-
Datangi Rutan KPK, Pengacara Febrie Adriansyah Beberkan Dugaan Kejanggalan pada Sprindik Kejagung
-
Bahlil Semprot AMPG: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'
-
Menebak Isi Pembicaraan Perdamaian AS - Iran Terbaru
-
RI Masih Senang Impor Minyak Bikin Neraca Dagang Tekor di Juni
-
Mitchell Baker Jadi Ujung Tombak Indonesia, Vietnam Andalkan Bek 196 Cm Jadi Striker?