Suara.com - Tim mahasiswa Teknik Sipil Universitas Indonesia (UI) angkatan 2015 mengharumkan nama Indonesia, dengan berhasil menjuarai "CIOB Global Student Challenge 2019", di Edinburg, Skotlandia. Tim tersebut terdiri dari Sutan Akbar Onggar Siahaan, Aflah Alamsah Dani, Lucky Situmorang, dan Prasetya Jodhi, dengan bimbingan Mohammed Ali Berawi.
“Kami bersyukur dapat memenangkan babak penyisihan, dan kemudian berhasil menjuarai kompetisi internasional ini. Semoga dapat memacu kami dan semua mahasiswa Indonesia untuk terus berkarya dan berprestasi,” ujar Sutan, ketua tim mahasiswa melalui keterangan tertulis, Jakarta, Jumat (28/6/2019).
Sementara itu, Ali Berawi, menyatakan, dengan menjuarai kompetisi ini maka kemampuan dan kompetensi mahasiswa di UI dinilai mampu bersaing di dunia internasional.
“Dengan ketekunan, konsistensi, kerja keras dan semangat untuk dapat menjadi yang terbaik, para mahasiswa kita telah menunjukkan kinerja yang konsisten untuk memenangi kompetisi. Sejak awal kompetisi sampai final, tim berhasil mengambil keputusan bisnis yang sangat baik untuk kinerja investasi, sumber daya dan operasional proyek dengan menerapkan berbagai strategi dan langkah taktis yang tepat sesuai perkembangan dinamika pembangunan proyek,” kata Ali.
“Ke depan, kita mesti terus meningkatkan kemampuan untuk bersaing di dunia internasional sebagai bentuk perwujudan Indonesia negara unggul dan maju,” tambahnya.
Kompetisi global kali ini membawa tim Indonesia sebagai juara dunia, yang pada tahun sebelumnya diadakan di Toronto dan dijuarai oleh tim dari George Brown College, Kanada, setelah mengalahkan finalis tim lainnya dari RMIT University, Loughborough University, Chongqing University, Curtin University, dan Cambridge University.
CIOB GSC merupakan kompetisi simulasi strategi bisnis, di mana setiap tim yang bertanding melakukan pengambilan keputusan pada pengembangan investasi untuk pembangunan proyek-proyek konstruksi dan infrastruktur. Pada tiap babak pertandingan, tiap tim berkompetisi untuk menghasilkan arah kebijakan dan keputusan perusahaan berdasarkan pertimbangan bisnis dan ekonomi, sumber daya, dan operasional proyek.
Semua keputusan yang diambil akan mempengaruhi investasi dan keberlanjutan proyek yang menjadi perhitungan nilai kompetisi.
Tahun ini, 39 tim dari berbagai universitas dunia bertanding selama hampir dua bulan untuk menyelesaikan simulasi berbagai kasus proyek. Akhirnya, 6 finalis pemenang babak penyisihan terpilih untuk memperebutkan gelar juara dunia.
Baca Juga: Ridwan Kamil Rancang Pusat Seni di Universitas Indonesia
Tahun ini, ke-6 tim finalis berasal dari enam negara dari empat benua yang berbeda, yaitu Indonesia, Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Australia dan China.
Sebagai finalis, seluruh pembiayaan tim yang bertanding di Skotlandia sejak 23 - 28 Juni disponsori oleh Chartered Institute of Building (CIOB), yang merupakan organisasi profesi manajemen konstruksi terbesar di dunia. Keenam tim finalis tersebut adalah Kanigara Banu (Universitas Indonesia), KLMN Construction Group (George Brown College, Kanada), Resilient Construction (Glasgow Caledonian University, Inggris), Toomer Oaks Construction (Auburn University, Amerika), Hotpot Crew (Chongqing University, China) dan Design & CurStruct (Curtin University, Australia).
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence