Suara.com - Presiden Joko Widodo sejak 2016 telah menginstruksikan pengembangan pulau Natuna sebagai pusat perikanan, pariwsiata, ekonomi kerakyatan, konservasi dan pertahanan militer. Sejalan dengan kebijakan ini, Kemlu sejak 2016 telah menginisiasi program kemitraan strategis pengembangan berkelanjutan di Kepulauan Natuna melalui Sustainable Island Development Initiative (SIDI).
SIDI dilaksanakan dengan menggandeng seluruh pemangku kepentingan baik Pemerintah dan swasta di tingkat nasional maupun mitra kerja sama dari Pemerintah negara sahabat dan korporasi multinasional.
Baru-baru ini, Kemlu juga menggelar acara talkshow berjudul "Engaging Potential Partners on the Sustainable Development of Indonesia’s Outer Islands: The Case of Natuna Islands".
Acara yang diselenggarakan oleh Sekolah Staf dan Pimpinan Kementerian Luar Negeri (Sesparlu) Angkatan 63 tersebut bertujuan menggandeng mitra-mitra asing yang berpotensi untuk berinvestasi di kepulauan Natuna.
Hal ini merupakan bagian dari upaya Kemlu untuk mendukung pembangunan berkelanjutan pulau-pulau terluar Indonesia, termasuk Natuna, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya dan memelihara kelestarian ekosistemnya.
Talk Show diawali paparan dari Keiichi Ono, Deputy Chief of Mission Kedutaan Besar Jepang di Jakarta mengenai peluang kerja sama yang dapat dijalin dengan Jepang. Dr. Siswo Pramono, Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan – Kemlu menjelaskan pentingnya upaya pembangunan pulau-pulau terluar Indonesia dan peran strategis Kemlu dalam mendukung upaya tersebut.
Talk Show juga akan mendapatkan perspektif pembangunan sektor kelautan dan perikanan dari Raden Tomi Supratomo, Kepala Bagian Program pada Setditjen Pengelolaan Ruang Laut – Kementerian Kelautan dan Perikanan. Tidak kalah pentingnya, Primadi H. Serad, Direktur Program Bakti Pendidikan Djarum Foundation akan berbagi pengalaman dalam mendukung pendidikan vokasi di Indonesia dan aspek-aspek khusus yang dapat ditawarkan bagi pembangunan di pulau-pulau terluar.
Talk Show menghadirkan perwakilan-perwakilan dari Kementerian/Lembaga terkait, Pemda, akademisi, kedutaan besar negara asing, dan sejumlah perusahaan asing yang bergerak di bidang konstruksi, teknologi informasi, agribisnis, dan pemurnian air.
Kolaborasi yang saling menguntungkan dengan mitra potensial dari dalam dan luar negeri untuk pengembangan kepulauan Natuna secara berkelanjutan dapat berupa kerja sama proyek dan investasi, berbagi informasi dan pengetahuan, sharing of best-practices and experiences, dan transfer teknologi.
Baca Juga: Puncak Bakti Nusantara, Resmikan SMPN 3 Satu Atap di Natuna
Berita Terkait
-
Indonesia Respons Kecaman Korea Utara Soal Denuklirisasi
-
KBRI Jepang Ungkap Kondisi WNI Pasca Gempa Besar Kumamoto
-
Laut China Selatan Jadi Rebutan, RI Diminta Tak Lupakan Potensi Ekonomi Natuna
-
Femas Yani Arianto, WNI yang Kabur dari Rombongan Wisata di Korsel Diduga Overstay
-
Sindikat Scam Myanmar Jerat Ribuan WNI, Modus Kerja Ilegal Lewat Thailand
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bikin Deg-degan! Doan Van Hau Bawa Ancaman Nyata untuk Timnas Indonesia
-
IHSG Hari Ini Dibayangi Data Ekonomi, Cek Saham Rekomendasi dari Para Analis
-
Dari Contekan ke Korupsi: Benang Merah yang Sering Kita Abaikan
-
Menginap Hanya Berjarak 6 Menit dari Pakansari, Vietnam Panaskan Atmosfer Jelang Lawan Indonesia
-
Pemutihan dan Keringanan Pajak Jawa Timur Khusus Agustus 2026, Cek Syaratnya
-
John Herdman Bongkar Peran Vital Tom Haye Jelang Duel Panas Indonesia vs Vietnam
-
Rezeki Melimpah! Ini 5 Shio Paling Beruntung Sepanjang Agustus 2026
-
Review Drama Kingdom, Melawan Teror Zombi di Tengah Intrik Politik Joseon
-
Update Harga Emas Antam Hari Ini: Stabil di Level Rp2.603.000 per Gram
-
5 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 3 Agustus 2026: Peluang Dapat Sumber Uang Baru