Suara.com - Penyebaran virus corona membuat banyak orang khawatir. Namun risiko penyebaran virus ini bisa diantisipasi. Serangan virus, bakteri, infeksi dan lainnya, sangatlah bergantung pada sistem kekebalan tubuh yang bekerja mengidentifikasi dan melawan virus, bakteri, parasit serta memisahkannya dari jaringan pertahanan tubuh.
Menurut dr. Elvin Gultom, direktur dari klinik kesehatan dan kecantikan Rhed Clinic, yang juga seorang Medical Trainer mengatakan, proses pengobatan yang dilakukan untuk mengatasi semua jenis virus, kecuali HIV adalah dengan meningkatkan daya tahan tubuh.
“Virus itu bisa diatasi dengan daya tubuh yang bagus, tidak bisa dengan minum antibiotik. Sedangkan obat antivirus seperti Oseltamivir dianggap tidak memiliki efek dan masih dianggap kontroversial untuk penanganan corona virus. Dengan daya tahan tubuh yang baik kita bisa melawan virus yang masuk ke dalam tubuh,” ucap Elvin dalam keterangannya, Rabu (29/1/2020).
Elvin juga menjelaskan, jika terjangkit virus, penanganan yang dilakukan adalah dengan menyembuhkan gejalanya.
"Misalkan, jika gejalanya ditandai dengan batuk, pilek, kesulitan bernafas atau demam, maka gejala itulah yang harus segera disembuhkan. Namun untuk membasmi virus itu sendiri, tetap daya tahan tubuh yang akan melawannya," jelasnya.
"Penyebaran virus juga mudah terjadi apabila terdapat beberapa faktor diantaranya, daya tahan tubuh lemah, kurang gizi, kurang vitamin, dan memiliki penyakit kekebalan tubuh," terang Elvin.
Namun, cara kerja sel-sel pertahanan tubuh ini dapat terganggu, karena radikal bebas yang masuk dalam sel-sel pertahanan tubuh tersebut.
Elvin menjelaskan, dibutuhkan antioksidan yang kuat dan juga aman bagi tubuh untuk menangkal radikal bebas yang bisa menggangu kinerja sel pertahanan tubuh.
Menurut Elvin, antioksidan ini bisa didapatkan dengan mengonsumsi air hidrogen dan inhalasi gas hidrogen.
Baca Juga: Ikut Keluarga ke Lombok, Balita Asal China Diduga Kena Virus Corona
“Air dan inhalasi hidrogen bisa menjadi salah satu cara mebantu mengoptimalkan kerja sel-sel pertahanan tubuh. Melalui zatnya yang sangat ringan, molekul hidrogen dapat mengikat radikal bebas dalam sel tubuh,” tuturnya.
Elvin juga menambahkan, Inhalasi dan minum air hidrogen juga sangat mudah dilakukan.
“Antioksidan dari gas dan air hidrogen kini bisa kita dapatkan secara praktis seperti pada generator portabel Hydro-Gen Fontaine PEM & Inhaler,” lanjutnya.
Menurut Elvin, sudah banyak penelitian yang menyatakan air dan inhalasi hidrogen dapat bantu meningkatkan pemulihan penyakit dan juga daya tahan tubuh.
“Salah satunya dalam Journal Medical Gas Research 2014, menyatakan, bahwa hidrogen adalah antioksidan kuat, antiapoptotik, dan antiinflamasi, sehingga memiliki potensi aplikasi medis dalam sel, jaringan, dan organ,” ujarnya.
Leonardo Wiesan, selaku pendiri perusahaan LiveWell Global, distributor generator portabel air dan inhaler hidrogen pertama di Indonesia, yaitu Hydro-Gen Fontaine PEM & Inhaler mengatakan, air hidrogen dan inhalasi hidrogen sudah menjadi kebutuhan di negara-negara maju seperti Amerika, Jepang dan Korea.
Kini masyarakat di Indonesia dapat dengan mudah mengonsumsi dan inhalasi hidrogen.
“Dengan menghasilkan molekul hidrogen tinggi mencapai 1500 part per billion, serta dibuat dengan teknologi modern di Korea Selatan dengan sertifikasi internasional, kami harap masyarakat Indonesia dapat merasakan manfaat air dan inhalasi hidrogen terutama untuk menangkal radikal bebas dalam tubuh yang menjadi sumber penyakit kronis. Sudah banyak yang merasakan dan terbantu dengan manfaatnya. Bahkan penelitian ilmiah dan jurnal kesehatan mengenai manfaat air hidrogen sudah mencapai ribuan,” tutur Leo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Tuas Persneling Mobil Manual Mendadak Seret? Jangan Dipaksa, Kenali Penyebab dan Solusi Mudahnya!
-
Pulang Main Futsal, Pria di Koja Dibegal: Kepala dan Kaki Luka Parah
-
Psikologi Tren Blind Box: Kita Beli Mainannya atau Rasa Penasarannya?
-
DPR Kritik 'ASN Tak Kerja', Netizen Kuliti Jejaknya: Diduga Pakai Ijazah Palsu
-
Karhutla di Bengkalis Meluas hingga 80 Hektare: Asap Pekat, Angin Kencang
-
Tertarik Jadi Volunteer Piala Dunia Edisi Berikutnya? Perhatikan 6 Hal Ini!
-
Banjir Terjang Tapanuli Tengah Usai Tanggul Jebol, 145 Warga Mengungsi
-
Pemain Timnas U-17 Palestina Fadi al-Nassan Tewas dalam Penembakan Brutal Pemukim Israel
-
Angkot Biru Favoritku
-
Siapa Top Skor Piala Dunia 2026? Perburuan Sepatu Emas Penuh Drama