Suara.com - Ini Komitmen Accor Menghapus Barang Plastik Sekali Pakai di Hotelnya
Accor berkomitmen untuk menghilangkan plastik sekali pakai secara global pada 2022 di kebijakan perhotelan Accor.
Seiring memajukan perannya sebagai penyedia pariwisata yang bertanggung jawab secara lokal dan global, Accor telah berkomitmen untuk bergabung dengan Global Tourism Plastics Initiative yang dipimpin oleh United Nations Environment Programme (UNEP) dan World Tourism Organization, bekerja sama dengan Ellen MacArthur Foundation.
Accor mengumumkan komitmennya untuk bergabung dengan Global Tourism Plastics Initiative PBB dan menghapus semua barang plastik sekali pakai dalam pengalaman tamu di hotel-hotelnya pada akhir tahun 2022. Tindakan Accor ini untuk mengurangi dampak lingkungan dan memperkuat upaya untuk memerangi pencemaran plastik dari lautan dunia dan lingkungan alami lainnya yang merupakan langkah maju yang signifikan bagi industri perhotelan global dan bagi grup yang telah berkomitmen pada keberlanjutan selama bertahun-tahun.
“Kami menyadari dampak signifikan yang kami miliki di planet ini dan tanggung jawab kami untuk menciptakan manfaat nyata bagi karyawan, tamu, pemasok, mitra, dan komunitas sekitar,” kata Sébastien Bazin, Chairman & CEO, Accor dalam siaran pers.
Selain komitmen sebelumnya untuk menghilangkan semua sedotan plastik, pengaduk dan cotton buds, komitmen baru hari ini termasuk: penghapusan perlengkapan mandi dan gelas plastik perorangan pada akhir tahun 2020. Penghapusan semua barang plastik sekali pakai yang tersisa di kamar tamu, area pertemuan, restoran, dan semua area aktivitas rekreasi (spa, pusat kebugaran, dan lainnya) pada akhir tahun 2022.
Plastik sekali pakai didefinisikan sebagai barang sekali pakai yang hanya digunakan sekali dan kemudian dibuang. Contohnya termasuk sedotan plastik, cotton buds, pengaduk kopi, gelas plastik, kantong plastik untuk binatu atau bantal tambahan, botol air plastik, semua kemasan plastik (untuk makanan, dan produk lainnya), piring dan peralatan makan plastik yang dapat dibawa pulang, hadiah plastik dan produk seperti perlengkapan mandi, sandal, pensil, dan lainnya, serta kartu kunci plastik. Alternatif yang relevan untuk plastik akan diusulkan untuk setiap barang tertentu, dengan mempertimbangkan Penilaian Siklus Hidup agar memastikan kinerja lingkungan yang lebih baik untuk solusi yang diajukan ke hotel.
Salah satu tujuan utama Accor selain menemukan alternatif untuk plastik dan mengurangi dampak lingkungan adalah dengan secara positif mengubah pola pikir umum secara global dengan mengadopsi logika 3R: Reduce, Re-use, and Recycle. Kantor pusat grup akan memimpin praktik terbaik dan hotel akan meningkatkan inisiatif dan solusi lokal mereka kepada para tamu.
Baca Juga: Pasar Percontohan Tanpa Plastik di Jakarta
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu
-
Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat
-
Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini
-
Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding
-
Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah
-
PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana