Suara.com - Persiapan Ramadan, LPDB-KUMKM Pastikan Pelayanan Tidak Kendur
Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) akan tetap mempercepat pelayanan pada pelaku Koperasi dan UMKM, mesti di tengah situasi mewabahnya virus corona atau Covid-19 di Tanah Air. Speedup pelayanan dilakukan agar pelaku Koperasi dan UMKM tidak kehilangan momentum di bulan Ramadan.
"Alhamdulillah kebijakan Direktur Utama LPDB-KUMKM Bapak Supomo bahwa kita tidak boleh kendur, bahkan ada upaya melakukan speedup pelayanan, karena ini menyangkut masa depan UMKM kita," kata Direktur Umum dan Hukum LPDB-KUMKM Jaenal Aripin dalam siaran pers yang diterima Suara.com.
"Jadi kita tidak boleh berhenti. Dikurangi saja gak boleh apalagi berhenti, karena ada moment bagus yang akan dimiliki oleh UMKM yakni puasa dan lebar di situlah panen mereka. Makanya kita melakukan speedup agar moment itu bisa diraih oleh UMKM," lanjut Jaenal.
Jaenal mengatakan wabah virus corona atau Covid-19 tidak boleh memberi dampak pada kegiatan usaha UMKM. Apalagi bulan Ramadan nanti merupakan moment di mana pelaku UMKM bisa mendapatkan keuntungan yang besar.
"Ini salah satu cara agar dampak corona ini tidak terlalu memberikan dampak negatif terhadap pelaku UMKM," tandasnya.
Penyemprotan Disinfektan
LPDB-KUMKM bersama Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) yang kantornya bersebelahan melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh sudut ruang kerja para direksi dan karyawannya guna mengantisipasi penyebaran Covid-19. Penyemprotan disinfektan ini melibatkan 6 (enam) Petugas dari PT. Metropolitan Pest Control.
Jaenal mengatakan langkah pencegahan penyebaran Covid-19 harus dilakukan bersama-sama termasuk melibatkan unsur Kementerian dan Lembaga sebagai tindak lanjut dari instruksi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Sebab dikatakan penyebaran Covid-19 sudah pada tahap yang mengkhawatirkan.
Baca Juga: Jabat Dirut LPDB, Supomo Ingin Lembaganya Ramah Bagi Pelaku KUMKM
"Di Indonesia sudah banyak yang terkena Covid-19 sebagai salah satu lembaga negara, kami (LPDB-KUMKM) mengikuti apa yang menjadi instruksi Presiden, apa yang menjadi instruksi Menteri Koperasi dan UKM di mana salah satu cara mencegah penyebaran Covid-19 itu dengan dilakukan clear and clean," papar Jaenal.
"Salah satu caranya adalah pada hari ini kita melakukan penyamprotan disinfektan di seluruh ruangan dan fasilitas di lingkungan LPDB-KUMKM termasuk kantor KASN. Kita koordinasi dengan mereka sehingga dipastikan di lingkungan kita tidak ada yang terlupakan untuk disemprot disinfektan," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank BJB Diduga 'Kondisikan' Hasil Audit BPK Terkait Pengadaan Iklan
-
Profil dan Jejak Karier Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Usulan Prabowo
-
Malam Kelam di Sungai Burung, Nelayan Muda yang Hilang Ditemukan Tak Bernyawa
-
Lingkungan Rusak Bukan karena Tak Tahu, tetapi karena Tak Dibiasakan
-
Kantor Kemenko Polkam Tak Aman? Motor Jurnalis iNews Hilang, Tak Ada CCTV di Lokasi
-
OJK Bidik Generasi Muda dan Lansia, Literasi Keuangan Masih Jadi Tantangan
-
Orang Dekat Eks PM Italia Jadi Otak Serangan Bom ke Jurnalis Investigasi Sigfrido Ranucci
-
Bos BEI Buka Suara Isu Masjid Istiqlal Masuk Pasar Modal
-
5 Posisi Foto Pernikahan yang Baik dan Membawa Hoki di Dalam Rumah
-
2,7 Juta Rokok Ilegal Digulung Bea Cukai Kalbar dari Gudang Ekspedisi Prajurit Laut