Suara.com - Badan kesehatan dunia WHO telah menetapkan wabah virus corona penyebab sakit Covid-19 sebagai pandemi dunia termasuk di Indonesia.
Sebagai bagian dari masyarakat Indonesia, Frisian Flag Indonesia atau FFI terpanggil untuk peduli dan bertindak secara nyata membantu sesama.
Bersama berbagai pihak, Frisian Flag Indonesia mendukung kesehatan dan kualitas hidup mereka yang rentan tertular seperti tenaga medis, jurnalis, keluarga pasien, dan para pekerja sektor nonformal atau pekerja harian serta keluarganya dengan membagikan 532,000 produk susu yang terdiri dari susu siap minum dan susu bubuk dengan total senilai Rp 4 milliar.
Tindakan ini, tulis Frisian Flag, menjadi bagian penting perusahaan dalam perannya sebagai penyedia nutrisi bagi masyarakat yang dikandung dalam susu yang mereka produksi.
Anjuran untuk memenuhi asupan nutrisi juga diserukan pemerintah Indonesia, seperti yang disampaikan oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI yang juga Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto.
Pada konferensi pers, Yurianto selalu mengimbau masyarakat untuk menjaga imunitas tubuh dengan mengonsumsi makanan bernutrisi baik yang mengandung protein dan vitamin yang cukup.
"Kami memberikan produk susu siap minum dan susu bubuk Bendera kepada mereka yang sangat membutuhkan asupan nutrisi, yaitu para tenaga medis, keluarga pasien yang berada di rumah sakit-rumah sakit rujukan pemerintah, dan para pekerja sektor non-formal atau pekerja harian serta keluarganya. Kami juga mengirimkan susu kepada rekan-rekan jurnalis yang saat ini dituntut untuk tetap berada di lapangan untuk melaporkan berita Covid-19 terkini agar masyarakat terus mendapatkan berita yang akurat," kata Corporate Affairs Director Frisian Flag Indonesia, Andrew F. Saputro lewat siaran rilis yang diterima Suara.com.
Produk susu siap minum disebut terbuat dari susu sapi dengan kandungan protein yang dibutuhkan tubuh.
Dalam pelaksanaannya Frisian Flag Indonesia bekerjasama dengan berbagai mitra yang bergerak dan turun langsung ke titik-titik pendistribusian bantuan, yaitu aksi Operasi Pangan Gratis yang dilakukan oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT), Nutrisi Garda Terdepan yang digerakkan oleh mahasiswa-mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Career Development Centre Universitas Indonesia, Career Development Centre Universitas Padjajaran, hingga Dompet Dhuafa dan Kitabisa.
Baca Juga: Perangi Corona dengan Konser Musik, Kapten Real Madrid Galang Dana Rp18 M
"Saat ini bangsa kita sedang mengalami ujian sehingga penting bagi seluruh korporasibekerjasama dan memberikan bantuan. Frisian Flag Indonesia akan terus mengedepankan semangat kerjasama untuk membantu masyarakat kita melalui situasi sulit ini," tambah Andrew.
Pemberian bantuan yang dilakukan oleh Frisian Flag Indonesia dilakukan secara bertahap sejak 23 Maret 2020 dan akan terus dilakukan hingga April 2020.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan