Suara.com - Dukung Tenaga Medis Melawan Covid-19, OT Group Donasi 1.000 Minuman Herbal
Pandemi virus Corona Covid-19 yang melanda Indonesia memengaruhi seluruh sektor perekonomian. Di garis depan, tenaga medis berjuang merawat dan menyembuhkan pasien yang positif terinfeksi.
Melihat perjuangan tenaga medis ini, OT Group melalui Yayasan Orang Tua Grup Peduli bekerjasama dengan sejumlah pihak, seperti Mayapada Group dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk percepatan penanggulangan Covid 19. Kali ini OT Group meluaskan jangkauan bantuannya menggandeng Grab Indonesia memberikan dukungan untuk para tenaga medis di Jawa Barat, khususnya di daerah Bandung.
"OT Group sebelumnya fokus memberikan bantuan kemanusiaan di wilayah DKI. Namun kami melihat bahwa Jawa Barat adalah wilayah peringkat kedua nasional untuk kasus warga yang positif Covid 19. Tim medis adalah garda terdepan dalam penanggulangan wabah Covid 19. Sehingga kali ini bersama dengan Grab Indonesia kami memberikan bantuan minuman herbal kepada tenaga medis di sejumlah rumah sakit di kota Bandung dengan harapan mereka tetap bersemangat untuk membantu upaya penyembuhan dan penyelamatan warga yang dinyatakan positif Covid 19. Kami menyumbangkan minuman herbal dari Jahe produksi OT, yaitu Jagak untuk 1.000 tenaga medis, membantu mereka meningkatkan daya tahan tubuh," Ujar Harianus Zebua, Head of Corporate and Marketing Communication OT Group, terkait kerjasama dengan Grab Indonesia untuk membantu tenaga medis di Kota Bandung, dalam siaran pers yang diterima Suara.com.
Bantuan ini disalurkan melalui armada Grab Indonesia di Kota Bandung, langsung ke tenaga-tenaga medis di sejumlah Rumah Sakit dan kantor Palang Merah Indonesia. Adapun rumah sakit-rumah sakit tersebut adalah Rumah Sakit Hasan Sadikin, RS Paru Rotinsulu, RS Advent, RS Dustira, dan RS Internasional Santosa. Pemilihan Jagak sebagai salah satu produk yang disumbangkan adalah karena produk tersebut dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh para tenaga medis yang sangat rentan terpapar virus Corona.
"Jagak ini minuman herbal asli Indonesia, ada kandungan Jahe dan Curcumin. Ketika pertama kali di Indonesia ditemukan kasus positif virus Corona, Presiden Jokowi menganjurkan masyarakat untuk minum jamu. Salah satu bahannya adalah Jahe dan kunyit untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Anjuran Presiden Jokowi ini juga diperkuat oleh Prof. C.A Nidom dari UNAIR Surabaya, tentang kandungan Curcumin yang sebelumnya telah diuji dapat menekan virus Flu Burung yang memiliki kemiripan dengan virus Corona," tambah Harianus.
Meskipun sempat ada rumor tentang kandungan Curcumin diisukan meningkatkan resiko terinfeksi virus Corona, hal tersebut telah dibantah oleh sejumlah ahli di bidangnya, termasuk Prof. C.A. Nidom yang merupakan ahli Biologi Molekular. Kunyit dan Jahe adalah kekayaan herbal asli Indonesia yang seharusnya didukung dan dikembangkan, karena mudah didapatkan dan diolah oleh masyarakat.
"Kami berharap masyarakat Indonesia tidak terpengaruh hoaks tentang Curcumin. Curcumin tersebut aman dikonsumsi. Banyak makanan dan minuman produk asli Indonesia menggunakan bahan-bahan yang mengandung Curcumin. Seperti Jagak. Jadi kami mengajak semua anak bangsa untuk saling membantu, mengerahkan daya upaya agar wabah Covid 19 ini segera berakhir. OT Group akan terus berupaya sesuai dengan kemampuan kami, membantu upaya-upaya pemerintah mempecepat penanggulangan Covid 19," tutup Harianus.
Baca Juga: Jual Jersey Hingga Sepatu, Pemain Liga 1 Galang Donasi Perangi Virus Corona
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan