Suara.com - Pemerintah Indonesia akan menerapkan fase New Normal di awal Juni 2020 ini. Salah satu tujuannya adalah untuk pemulihan ekonomi Republik Indonesia.
Lantas, seperti apa sebenarnya New Normal? Apakah semua kembali berjalan seperti biasa? New Normal adalah hidup sesuai dengan protokol kesehatan untuk mencegah dan terhindar dari virus corona atau covid-19.
Dari situ kemudian lahirlah kebiasaan baru yang terbangun seperti memakai masker, cuci tangan pakai sabun, hingga menghindari kerumunan dan jaga jarak.
Menurut Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmita, secara sosial masyarakat pasti akan mengalami suatu bentuk new normal, yang mana harus beradapatasi dalam beraktivitas sehari-hari. Transformasi ini adalah untuk menata kehidupan dan perilaku yang baru ketika pandemi, yang kemudian akan dibawa terus ke depannya hingga ditemukannya vaksin untuk Covid-19.
Di fase New Normal ini, masyarakat dituntut untuk ekstra dalam menjaga kebersihan, kesehatan dan meningkatkan stamina tubuh. Olahraga menjadi salah satu cara yang paling baik. Lantaran dengan berolahraga mampu meningkatkan meningkatkan sistem imun tubuh. sehingga seseorang tidak mudah terserang penyakit.
Selain itu penting juga untuk mengelola stres. Karena stres bisa menurunkan daya tahan tubuh seseorang. Salah satu cara menangkal stres adalah untuk tidak percaya dengan berita atau informasi yang bertebaran di media, tanpa bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya.
Selain rutin berolahraga, makanan makanan yang sehat juga sangat penting. Di tengah pandemi virus corona seperti sekarang ini, makanan yang sehat, bergizi dan terjamin kebersihannya amatlah penting. Kemudian, memilih minuman yang double benefit karena kandungan rempah-rempahnya, misalnya Torabika Jahe Susu yang mengandung jahe merah asli. Seperti yang kita tahu, jahe merah mengandung curcumin yang berguna untuk antivirus corona.
Andai sudah memasuki New Normal, kita tetap memakai alat pelindung diri untuk menangkal virus corona. Alat pelindung diri yang harus senantiasa kita bawa di antaranya: masker, hand sanitizer, sabun antiseptic, tisu basah dan sarung tangan.
Berita Terkait
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence