Suara.com - Perusahaan elektonik ternama PT Sharp Electronic Indonesia rupanya memiliki misi untuk mencerdaskan kehidupan berbangsa. Salah satu buktinya, Sharp mau ikut terlibat dalam Webinar bertajuk "Strategic Opportunities, Innovation, And Critical Chalenges In 2021" yang digelar Universitas Sahid Jakarta, baru-baru ini.
Webinar tersebut turut dihadiri narasumber di antaranya praktisi profesional Dina Triani Harianja dari Corporate Communication & CSR PT Rekayasa Industri, Bayu Wardhana dari Digital Public Relations & CSR PT Sharp Electronic Indonesia, dan Prayoga Wiradisuria Corprorate Strategy Division Head PT MRT Jakarta.
"Webinar ini diselenggarakan dengan tujuan membekali pengetahuan mahasiswa tentang gambaran praktek kerja seorang public relations (PR). Kami berharap mahasiswa nanti bisa mempersiapkan diri untuk berada di lingkungan kerja," kata Bayu Wardhana, seperit dalam rilis yang diterima Suara.com.
Selain itu menurut Bayu Wardhana, untuk menjadi PR profesional di era serba teknologi seperti sekarang ini, harus melek dengan perkembangan media sosial. Apalagi di tengah pandemi seperti sekarang ini.
"Sebagai PR, observasi itu perlu. Misalnya menganalisis sepertinya di Instagram ternyata bisa jualan ini yah. Pokoknya harus melihat apa-apa yang menjadi peluang," ujar Bayu.
"Apalagi pandemi, gunakanlah jaringan online. Dan PR juga harus juga mampu melihat kesempatan agar bisa bekerjasama dengan perusahaan lain untuk kemajuan perusahaannya tersebut dan ini penting dimiliki oleh seorang PR yang profesional," katanya menambahkan.
Sebagai Digital PR dengan tujuan membranding, menurut Bayu juga harus melihat kesempatan bekerjasama dengan perusahaan lain.
"Pernah trending, contoh saat itu Burgerking bisa dipesan dari MC Donald. Nah itu di situ ada keuntungan, meskipun kompetitor," imbuh Bayu Wardhana.
Baca Juga: Tutup 2020, Sharp Sabet Tiga Penghargaan Raih Merek Terbaik
Berita Terkait
-
Fenomena Unik Industri AC: Harga Naik, Penjualan Sharp Malah Melesat
-
Teknologi untuk Bumi: Sharp Indonesia Ubah Langkah Pelari Jadi 600 Pohon di Habitat Elang Jawa
-
Sharp Genjot Produk Ramah Lingkungan, Gandeng Pemda DKI Kelola Sampah Elektronik dan Tanam 600 Pohon
-
Sharp Indonesia Pamer Teknologi Ramah Lingkungan di Hari Bumi 2026
-
Sharp Ungkap Dampak Geopolitik ke Industri Elektronik, Harga Produk Berpotensi Naik 3%
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan