Suara.com - Tahun 2020 menjadi momen yang penuh tantangan bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama bagi para pelaku usaha tanah air. Di awali dengan bencana banjir yang melanda beberapa kota di Indonesia, hingga pandemi Covid-19 yang terus menyebar, mengakibatkan dikeluarkannya peraturan pembatasan untuk berkumpul.
Sharp Indonesia pun sempat mengalami kendala akibat runtutan permasalahan yang terus terjadi sepanjang
2020. Namun, Sharp mampu bertahan dan mendulang kesuksesan dengan menemukan strategi–strategi baru dalam bidang penjualan dan peningkatan citra mereknya.
"Sempat terpuruk di awal 2020 akibat dampak peraturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berdampak pada penjualan dan penurunan kapasitas produksi. Tapi, Sharp mampu bangkit dengan berhasil mencatatkan sejarah baru dengan berhasil memproduksi lemari es sebanyak 20 juta unit pada April 2020," ungkap Shinji Teraoka selaku Presiden Direktur PT Sharp Electronics Indonesia.
Menurutnya, kecepatan beradaptasi dan peka terhadap peluang yang ada, merupakan salah satu kunci keberhasilan pabrikan.
Sharp Indonesia secara cepat melakukan perubahan pola kerja dan menciptakan inovasi dengan menjalankan pemasaran secara virtual yang memanfaatkan aset digitalnya, hingga berhasil dalam mempertahankan performanya.
“Di tengah gempuran persaingan industri elektronik dan segala macam permasalahan yang terjadi di tahun 2020, Kami sangat merasa bangga dapat bertahan dan di apresiasi menjadi salah satu merek terbaik di ajang penghargaan Indonesia Best Brand Awards 2020 dengan memboyong 2 kategori sekaligus yaitu untuk mesin cuci dan lemari es”, ungkap Andrew Gultom selaku Head of HA Product Strategy Division PT Sharp Electronics Indonesia.
Survey yang diadakan pada periode Agustus – Oktober melibatkan lebih dari 5.000 responden dari 7 kota besar, yakni Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan, Makassar, dan Banjarmasin dengan berbagai latar sosial ekonomi.
“Dengan kemenangannya ini Sharp Indonesia berhasil mempertahankan posisinya sebagai merek terbaik selama 18 tahun berturut – turut sejak 2002 silam," jelas Andrew.
Tidak hanya mendapatkan apresiasi sebagai merek terbaik, Sharp pun mampu menyabet penghargaan Indonesia Customer Experience Award.
Melibatkan kurang lebih terdiri dari 3.000 responden yang merupakan pelanggan dari berbagai kategori produk atau jasa, dan berlangsung di enam kota besar di Indonesia, yaitu Medan, Bandung, Jakarta, Semarang, Surabaya, dan Makassar.
Baca Juga: dynabook, Laptop Berkualitas Jepang Cocok bagi Milenials Muda
“Terima kasih kami ucapkan pada konsumen yang telah memberikan apresiasinya kepada kami, kemenangan ini menjadi motivasi bagi kami untuk dpat memberikan layanan yang jauh lebih baik lagi," Ucap Teraoka.
Tidak hanya berfokus pada penjualan, sepanjang 2020 Sharp Indonesia pun banyak melakukan kegiatan sosial sebagai kontribusinya terhadap kesejahteraan dan kesehatan masyakakat Indonesia.
Salah satunya adalah kegiatan sosial bertajuk ‘Bakti Untuk Negeri: Terima Kasih Pahlawan Kesehatan Indonesia’, berkolaborasi dengan yayasan nirlaba Human Iniatitive, Sharp mendonasikan ratusan Air Purifier, APD, sembako, vitamin, hingga bantuan pendidikan bagi keluarga dan anak -anak dari tenaga kesehatan di Indonesia.
Berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh team Human initiative, Sharp Indonesia berhasil meraih kategori Perusahaan Nasional Program Kesehatan Terbaik. Melibatkan Board of Director Human Initiative sebagai juri, Sharp mendapatkan apresiasi atas kepeduliannya tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan apresiasi atas upaya yang kami lakukan di sepanjang 2020. Kami dapat bertahan akibat kerja sama lintas departemen yang bekerja sangat baik sekali dan juga dukungan yang berkelanjutan dari para partner, supplier dan pemerintah. Semoga 2021 menjadi tahun kebangkitan bagi kita semua”, tutup Teraoka.
Berita Terkait
-
Ion Plasmacluster Sharp Mampu Kurangi Virus Corona 91.3% dalam 30 Detik!
-
Kegiatan Sosial Sharp di Tengah Pandemi Berbuah Manis
-
Diklaim Bunuh Covid-19, Sharp Beber Hasil Penelitian Teknologi Plasmacuster
-
Mercedes-Benz Terancam Tak Boleh Jual Mobil di Negara Asal, Kok Bisa?
-
Si Ringan Sharp Aquos Zero 2, Nyaman Buat Bermain Game
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan