Suara.com - Accor membuka sanggar baru A Trust For A Child (ATFAC) di kawasan Cipinang, Jakarta Timur. Setelah beberapa kali berpindah tempat, sanggar di Jakarta ini kini memiliki tempat yang tak berpindah-pindah lagi.
Di sanggar ini anak-anak ATFAC dengan lebih baik dan nyaman melakukan kegiatan belajar setelah jam sekolah dan menikmati fasilitas antara lain area yang lebih luas, dapur, aula, ruang komputer, ruang belajar yang lebih banyak, kamar mandi, dan teras yang lebih luas. Momentum ini juga bertepatan dengan peringatan 20 tahun ATFAC tepatnya pada Februari lalu.
Program ATFAC adalah konsep inovatif yang menggabungkan kelestarian lingkungan dan pengentasan kemiskinan. Didirikan pada 2001 oleh Accor serta dioperasikan melalui Yayasan Peduli Tunas Bangsa, program ini bertujuan untuk membantu anak-anak kurang mampu dan keluarganya mendapatkan akses untuk mendukung pembelajaran setelah jam sekolah, makanan bergizi, fasilitas olahraga dan sosial, sambil mengajari mereka cara merawat lingkungan hidup.
“Selama lebih dari 20 tahun, tim kami yang penuh semangat di Indonesia telah mendukung program A Trust for a Child dan dua momen paling memuaskan dalam karir saya adalah membuka sanggar kami di Jakarta dan Bali. Melalui upaya penggalangan dana kami, Accor kini telah membeli sanggar di Jakarta untuk membangun masa depan yang lebih baik bagi lebih banyak masyarakat di Indonesia. Di pasca Covid-19, kami ingin dampak kami lebih besar,” kata Garth Simmons, CEO Accor Southeast Asia, Japan and South Korea dalam siaran persnya.
Lewat program tersebut diharapkan setiap anak di Indonesia akan memiliki akses ke pendidikan, gizi, lingkungan yang bersih dan masa depan yang berkelanjutan di mana mereka memiliki kesempatan kerja yang berarti dan suara mereka didengar. "Kami sangat senang melihat beberapa lulusan ATFAC yang membanggakan sudah bekerja untuk Accor dan saya berharap dapat membantu lebih banyak lulusan menemukan pekerjaan impian mereka," ungkap Garth Simmons.
Pada acara Peringatan 20 Tahun ATFAC pada Jumat (19/3/2021) Deputi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Kemen PPPA, Lenny N Rosalin secara daring menyampaikan apresiasinya atas usaha yang telah dilakukan oleh grup Accor melalui program CSR ATFAC.
“Accor telah menunjukan komitmen tinggi dan langkah nyata untuk mendukung anak-anak dan keluarga kurang mampu. Apa yang telah dilakukan oleh Accor sebagai pelaku usaha sejalan dengan 4 pilar perlindungan anak yang disebutkan dalam Undang-undang Perlindungan Anak yaitu pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan media”, ujar Lenny.
Ia juga menambahkan bahwa sebesar 32 persen atau sepertiga populasi penduduk Indonesia yang berjumlah sekitar 84,4 juta jiwa adalah anak-anak di bawah usia 18 tahun. Mereka merupakan masa depan bangsa dan generasi penerus bangsa. Peran penting dari 4 pilar ini sangat diharapkan demi kesejahteraan anak-anak Indonesia.
Saat ini Accor memiliki 2 sanggar tetap di Cipinang, Jakarta Timur dan di Bedugul, Bali. Program ATFAC telah menghasilkan lulusan yang andal dan terampil, beberapa di antaranya bekerja di hotel-hotel Accor.
Dukungan untuk kedua sanggar berasal dari kontribusi hotel-hotel Accor di Indonesia melalui donasi dari karyawan dan tamu, keuntungan dari penjualan souvenir ATFAC, dan penjualan barang-barang daur ulang.
Baca Juga: China: Vaksin Covid-19 Sinovac Aman dan Efketif pada Anak dan Remaja
Di masa-masa perekrutan, lebih dari seratus anak di sanggar di Jakarta dan Bali yang mengikuti program ATFAC. Tercatat tujuh puluh satu alumni yang telah lulus SMA atau SMK, tiga diantaranya menyelesaikan pendidikan sampai tingkat perguruan tinggi dengan jurusan ilmu sosial, kedokteran, dan perhotelan. Sebanyak empat belas alumni kini bekerja di hotel-hotel Accor, sedangkan empat puluh anak aktif belajar di kedua sanggar.
Berita Terkait
-
Abella Warnai Musik Anak Indonesia Lewat Single Debut Tick Tock
-
Ramadan 2026 Jadi Momen Terberat Asri Welas, Bakal Tinggalkan Anak-Anak
-
Mendidik Anak dengan Cinta yang Utuh di Buku The Happiest Kids in the World
-
Inara Rusli Laporkan Virgoun ke Komnas Perlindungan Anak yang Bawa Kabur Anak-anaknya
-
7 Rekomendasi Sunscreen Terbaik untuk Anak-Anak, Main di Luar Jadi Tenang
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence