“Berani mengambil risiko, salah satunya berani memberikan harga kepada customer di bawah harga pasar. Walaupun untungnya sedikit tetapi lancar dan continue, apalagi sekarang ini, beda seribu Rupiah saja pelanggan bisa pindah. Kalau saya berprinsip bahwa kita perempuan harus punya skill dan kemampuan. Setiap perempuan itu pasti punya bakat. Bakat itulah yang harus diperdalam. Karena kita tidak pernah tahu kehidupan ke depan akan seperti apa,” ujar Annisa Nurul.
3. Asah Bakat Bisnis Selagi Muda
Tidak ada salahnya memulai berjualan selagi masih di bangku sekolah. Asalkan mampu membagi waktu antara keutamaan sekolah dengan bisnis yang dijalankan sebagai sampingan. Seperti yang dilakukan Rafida Aulia, pelajar SMA di Tangerang Selatan, yang membuka bisnis ikat rambut berbahan kain (scrunchie) di tengah pandemi ini.
Meski barang yang dijualnya bukanlah kebutuhan pokok, Rafida terus konsisten menggunakan bakat menjahitnya yang memang sejalan dengan bisnis yang ia buka.
Dengan modal awal hanya satu juta Rupiah, perlahan ia membuka pasar dari pertemanan di sekolah hingga masuk ke platform media sosial.
“Yang penting mau mencoba dan jangan cepat putus asa. Harus pintar-pintar juga untuk melakukan promosi,” ujar Rafida Aulia.
4. Jeli Lihat Peluang di Setiap Situasi
Siapa bilang pandemi tidak memunculkan peluang bisnis baru. Ada kebutuhan baru yang muncul dari sebuah situasi, salah satunya yang dilakukan Cindy Putri Arinta dengan berbisnis konektor atau penghubung tali masker.
Bahkan tanpa modal berarti, Cindy hanya mengumpulkan sisa benang dari aktivitas merajut sang ibu, lalu ia kreasikan dengan tambahan mutiara atau kancing dengan modal sekitar Rp 25 ribu. Dari kerja kerasnya, ia mampu menjual kurang lebih hingga 150 buah tiap bulan secara online.
Baca Juga: Dicari, 24 Pejuang Mandala yang Berhasil Mewujudkan Mimpi Saat Pandemi Covid-19
“Mulai aja dulu, hasilnya dapat berapa nanti saja. Yang penting harus ada niat dan pandai melihat peluang. Misalnya, saat ini apa sih yang dibutuhkan masyarakat. Waktu itu juga sempat kepikiran mau menyerah tetapi saya menekankan ke diri sendiri untuk terus coba saja dulu,” ujar Cindy Putri Arinta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence