Suara.com - Indonesia dikenal sebagai negara penghasil rempah serta hasil bumi yang melimpah. Hal tersebut nyatanya berhasil menarik minat negara-negara sahabat termasuk badan promosi investasi dan perdagangan Korea, KOTRA.
Sejak 2016, KOTRA Jakarta Global CSR memulai program One Village One Product (OVOP) atau satu kampung satu produk. Bersama dengan Kementerian Koperasi dan UKM, CJ Indonesia, Woori Bank, POSCO Indonesia dan KOMIPO, lembaga asal Negeri Ginseng tersebut ikut serta mengembangkan produk dan hasil bumi Indonesia.
Beberapa di antaranya seperti teh, kopi dan gula dari kota-kota seperti Yogyakarta, Lmbok, Bali, Lampung dan Banten.
Baru-baru ini, KOTRA Jakarta juga berkolaborasi bersama Kementerian Desa dan PDT serta Bank IBK Korea untuk mendukung program budidaya padi organik di Ciamis, Jawa Barat.
Dikatakan Direktur KOTRA Jakarta Lee Jong-yoon, pihaknya berupaya untuk membuka jalan bagi perusahaan Korea, khususnya perusahan kecil dan menengah untuk dapat lebih dekat menjangkau masyarakat Indonesia dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
"Kami ingin memperluas program CSR dan One Village One Product untuk dapat bekerja sama dengan organisasi CSR lokal dan kementerian Indonesia," katanya dikutip Suara.com dari siaran pers, Jumat (31/1/2021).
Saat ini, Korea Trade-Investment Promotion Agency atau KOTRA turut aktif dalam mendorong perusahaan Korea untuk berkontribusi dan berkolaborasi dengan masyarakat melalui program Global Corporate Social Responsibility (CSR).
Kebijakan tersebut dianggap sejalan dengan kebijakan New Southern Policy pemerintah Korea Selatan yang menjadi landasan penekankan pada aspek 'masyarakat'.
Aspek ini menitikberatkan pada pemberian pelayanan dan penjalinan kerjasama dengan masyarakat lokal melalui program CSR khususnya di negara-negara selatan seperti negara Asia Tenggara atau ASEAN.
Baca Juga: Grand Kangen Hotel Urip Sumoharjo Yogyakarta Kunjungi Konservasi Penyu di Pantai Pelangi
Bahkan sejak awal pandemi di Indonesia, KOTRA Jakarta beserta perusahaan Korea di Indonesia dengan aktif memberikan bantuan melalui berbagai program donasi.
Pada pertengahan tahun lalu, lembaga tersebut memfasilitasi donasi Oxygen Concentrator dan Oxygen Generator senilai Rp1,9 milyar dari KT&G kepada Kementerian Kesehatan dan Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi.
Donasi berupa peralatan pensteril udara dan penghasil air minum dari udara juga disumbangkan ke fasilitas pemerintah dan rumah sakit untuk melindungi kesehatan dan keselamatan masyarakat dengan dukungan dari AweXome Ray serta ATC dan HeavenDew.
Pada tahun 2021 ini, KOTRA Jakarta bersama Gugah Nurani Indonesia meluncurkan K-Peduli (Korea Peduli), sebuah platform yang bertujuan untuk mendorong partisipasi aktif perusahaan kecil dan menengah Korea di Indonesia dalam kegiatan CSR.
Dua program yang telah dilaksanakan yaitu BTS atau Back to School dan KER atau Korea Emergency Response.
Program BTS diikuti 15 perusahan Korea dan berhasil menghimpun donasi sebanyak 250 juta yang kemudian disalurkan untuk membantu lebih dari seribu siswa di 28 sekolah di Sukabumi dan Bekasi untuk dapat kembali belajar secara tatap muka dengan aman dan nyaman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Anggaran MBG Menyusut Jadi Rp240,2 Triliun, Sasaran Berkurang 10,8 Juta
-
4 Rekomendasi Rice Cooker untuk 1 Orang, agar Nasi Tak Mubazir
-
Tren Bisnis Kuliner dan Properti Dilirik Investor, Bagaimana Proyeksinya
-
Gratifikasi Rp20,7 Miliar, KPK Tahan Eks Bos Pajak Jakarta Khusus
-
Dari Kosong hingga Omzet Puluhan Juta, Cerita Ari Mengubah Tren Kopi Menjadi Peluang UMKM
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere