Suara.com - Djonhpao merupakan brand makanan yang cukup populer di Medan. Kini, Djonhpao yang menyajikan bakpao aneka rasa itu tidak saja dikenal di Medan dan Jakarta, tapi di hingga ke luar negeri seperti Singapura, Singapura, Thailand, Hong Kong, India dan lainnya.
Ide membuat Djohnpao muncul dari seorang lelaki bernama Djohan Chandra pada 2013. Saat itu Djohan melihat, bakpao yang merupakan makanan tradisonal asal Tiongkok dan sangat tekenal di Indonesia, sudah mulai jarang ditemui di Medan.
Kemudian muncul ide untuk menjual bakpao namun dengan inovasi. Bakpao selama ini dikenal sebagai makanan layaknya roti dengan isian daging dan kacang hijau dibuat oleh Djohan menjadi lebih menarik.
Djohan kemudian membuat bakpao dengan aneka ragam rasa seperti cokelat, kacang, keju, kelapa, dan lainnya. Djohan menjual bakpao hasil kreasinya dengan berjualan online dengan sistem pre order (PO) atau memesan lebih dahulu, kemudian dibuat bakpao sesuai dengan jumlah pesanan.
"Saya mulai dari online melalui Instagram dan media sosial lainnya seperti Facebokk. Jadi, dulu sistemnya pre order tapi saya tidak menyangka kalau responsnya sangat bagus, baru kita mulai jualan enggak sampai beberapa hari sudah mendapat respon yang luar biasa," ujar Djohan Chandra.
Djohnpao pun mulai banyak disukai orang. Pada 2015, Djohnpao pertama kali mengikuti bazar makanan di Medan dengan nama Djohnpao Baozi. Dalam waktu 15 menit, bakpao dari Djohanpao langsung diserbu dan ludes diborong pelanggan.
Pada 2017, Djohan Chandra membuat outlet Djohnpao untuk pertama kalinya. Isian bakpao yang awalnya hanya lima macam, kini sudah menyediakan berbagai varian rasa, mulai dari manis hingga asin.
"Dulu awalnya hanya dari lima macam rasa di antaranya pork, kelapa, kacang, cokelat, tapi sekarang sudah ada hampir 100 varian rasa," ucap Djohan.
Djohnpao kini terus berkembang. Selain memanfaatkan media sosial untuk promosi, bagi Djohan yang tak kalah penting adalah untuk terus melakukan inovasi dan menjaga kualitas produk.
Baca Juga: Pengusaha Kuliner Pedas di Samarinda Harus Putar Otak Karena Harga Cabai Mahal
Kini, Djohan Chandra menaku konsumen Djohnpao tidak saja dari Medan dan Jakarta, tapi juga beberapa negara asing. Kebanyakan, mereka mengetahui Djohnpao dari media sosial.
"Konsumen kita itu datang dari berbagai negara, mulai dari Australia, Singapura, Thailand, Hongkong, India, bahkan Eropa termasuk Inggris. Mereka para konsumen lihat Djohnpao Baozi dari Facebook dan Instagram Djohnpao," imbuh Djohan.
Djohan juga menuturkan bahwa konsumennya juga datang dari kalangan artis. Beberapa artis pernah menikmati Djohnpao di antaranya, Sarwendah, Ganindra Bimo, Ferry Salim, termasuk Almarhum Julia Peres.
Keberhasilan Djohnpao pun menjadi inspirasi bisnis anak muda di Medan. Menurut Djohan, kini mulai banyak makanan seperti Djohnpao.
"Tidak apa-apa, saya malah senang banyak yang ingin sukses seperti Djohnpao. Namun saran saya, dalam bebisnis, khususnya makanan, kita harus punya sesuatu yang berbeda dari yang sudah ada. Caranya dengan terus berinovasi," tutur Djohan Chandra.
Tag
Berita Terkait
-
Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta
-
Festival Kuliner, Dunia Fantasi, dan Pesona Ahn Hyo Seop di Tengah Kota Bandung
-
Estetika Visual atau Trik Bisnis? Membongkar Praktik Shrinkflation di Balik Porsi Mini Kafe Viral
-
3 Orang Tewas di Penembakan Massal Festival Kuliner Seattle, Ada Bayi Jadi Korban
-
Bukan Sembarang Donat, Ini 5 Keunikan Kkwabaegi, Donat Kepang Khas Korea
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis