Suara.com - Sebagai ekosistem kesehatan digital yang memiliki misi untuk menyederhanakan akses kesehatan di Indonesia, Halodoc menunjuk VIDA untuk melakukan verifikasi data identitas setiap penggunanya.
VIDA, penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE) yang berinduk di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), memiliki lisensi untuk melakukan verifikasi keabsahan data identitas masyarakat Indonesia dan menerbitkan sertifikat elektronik.
Jonathan Sudharta, CEO dan Co-Founder Halodoc mengatakan bahwa adopsi dan pemanfaatan telehealth di Indonesia kian berkembang pesat, sebagai salah satu upaya proaktif kami dalam memberikan layanan kesehatan yang baik dan pengalaman seamless kepada pengguna, Halodoc menunjuk penyedia verifikasi dan otentikasi identitas digital VIDA yang telah berstandar global.
"Verifikasi yang sudah sesuai dengan prosedur pemerintah ini akan memastikan pengalaman yang lebih nyaman, seamless, dan aman bagi lebih dari 20 juta pengguna Halodoc," ujarnyaseperti dikutip dari rilis yang diterima Suara.com.
Verifikasi identitas menjadi bagian penting dari aktivitas digital, untuk memastikan bahwa identitas yang disampaikan benar terjamin keabsahannya. Hal ini memberikan keamanan bagi semua pihak. Pun proses ini signifikan dalam memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik dan seamless.
Kehadiran sertifikat elektronik berdasarkan UU ITE ini mendorong identitas digital seseorang yang dapat menjadi bukti otentik pengguna dalam mengakses berbagai layanan platform digital. VIDA membantu Halodoc dalam melakukan verifikasi integritas data hingga aspek nirsangkal terhadap dokumen yang disampaikan pengguna kepada platform digital. Sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat, Halodoc dan VIDA juga terus melakukan sosialisasi terkait pentingnya verifikasi identitas.
Sati Rasuanto, Co-Founder dan CEO VIDA menyatakan, "kami bangga dipercaya untuk mendukung proses otentikasi identitas pengguna Halodoc sebagai telehealth terdepan di Indonesia. Kami siap mendukung kebutuhan Halodoc dengan solusi kami yang berstandar teknologi global, guna mewujudkan ekosistem kesehatan digital yang semakin memudahkan akses kesehatan di Tanah Air."
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence