Suara.com - Berbicara tentang Out-of-Home (OOH) Media Advertising atau iklan media luar ruang, saat ini telah mengalami banyak pergeseran menjadi lebih inovatif dan mengikuti perkembangan zaman. Industri media luar ruang kini telah berkolaborasi secara digital seperti digital billboard salah satunya.
Peralihan OOH konvensional ke media digital ini pastinya telah dilakukan oleh para perusahaan iklan. Namun tak berhenti sampai di situ, para perusahaan iklan perlu memberikan sentuhan khas untuk membuat media luar ruang mereka menjadi lebih eksklusif.
Jaris & K (PT Trimedia Imaji Rekso Abadi), salah satu perusahaan creative OOH di bilangan Jakarta Selatan ini telah melakukan inovasi media advertising dengan memberikan sentuhan ambience lighting sebagai bentuk gebrakan kreatif. Penggunaan ambience lighting ini memberikan tingkat terang pada papan billboard, sehingga menciptakan nuansa berbeda dan lebih dramatis, dan juga mampu menarik perhatian langsung pada focal point atau objek iklan.
Pemberian sentuhan ambience lighting pada digital billboard ini tak bisa sembarangan. Penting dalam memilih lokasi yang tepat agar eksekusi ambience lighting dapat maksimal. Penerapan ambience lighting sendiri akan apik jika lokasi memiliki keseimbangan cahaya yang baik.
Di sini, Jaris & K memilih under station MRT sebagai titik konsep media luar ruang mereka. Menurut Direktur Utama Jaris & K, Komarudin Fuad, lokasi tersebut dapat dikonsepkan secara kreatif dan se-eksklusif mungkin. Juga dapat dipersonalisasikan, sehingga membuat interaksi lebih cepat dan mudah.
"Yang menjadi titik ketertarikan dari penggunaan ambience lighting pada Jaris & K adalah konsep media yang terletak dibawah under station MRT, yang dimana dapat dipersonalisasikan dan dikonsepkan secara kreatif seluas-luasnya dan sekekslusif mungkin," tutur Komarudin Fuad dalam siaran pers yang diterima Suara.com, Rabu (7/9/2022).
Jaris & K sendiri menjadi pionir perusahaan iklan yang menerapkan konsep ambience lighting ini. Sebab tak banyak perusahaan iklan yang dapat memberikan efek berbeda dan pengalaman eksklusif baik untuk brand maupun audience.
Komarudin menambahkan, semenjak Jaris & K menggunakan ambience lighting pertama kali untuk materi campaign Netflix - Strange Things 4, antusiasme dari para potential client dan existing client menjadi berlipat. Ini tentu memberikan pengalaman baru bukan hanya pada klien, namun juga audience.
"Semenjak digunakannya pertama kali ambience lighting, setiap brand yang menginginkan memasang media di understation selalu menyertakan opsi ambience lighting," ungkap Komarudin.
Baca Juga: Xiumin EXO Bakal Rilis Mini Album Solo Pertama Akhir Bulan Ini
Selain sentuhan ambience lighting sebagai gebrakan kreatif, Jaris & K juga membuat after movie sebagai bentuk nilai tambah digital branding kepada klien mereka. After movie ini merupakan video rekapitulasi dari kegiatan campaign brand yang melakukan pemasangan iklan di Jaris & K dengan teknik pengambilan footage yang mengusung gaya sinematik, layaknya dalam pembuatan film profesional.
"After Movie bisa dijadikan sebagai one package untuk klien, akan tetapi tidak sedikit juga klien meminta after movie secara terpisah untuk mendokumentasikan brand mereka secara eksklusif dan berbeda," jelasnya.
Berita Terkait
-
Netflix Akan Larang Iklan Kripto Muncul di Paket Langganan Baru
-
Kemenperin Klaim Nilai Ekspor Kulit Meningkat 13,12 Persen
-
Comeback! Xiumin EXO Luncurkan Mini Album Solo Bertajuk Brand New
-
Cara Download Video YouTube Gratis Tanpa Aplikasi, Nonton Lancar Tanpa Iklan
-
Ramai Komentar Netizen, Brigjen Andi Rian Mengenakan Outfit dari Brand Mewah
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun
-
Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU
-
Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja