Suara.com - Bea Cukai kembali berhasil melakukan dua penindakan terhadap peredaran rokok ilegal masing-masing di wilayah Kudus, Jawa Tengah dan Jombang, Jawa Timur. Dalam penindakan tersebut, Bea Cukai berhasil mengamankan ratusan ribu batang rokok ilegal, dengan perkiraan nilai mencapai ratusan juta rupiah.
Pada Kamis (23/9/2022), Bea Cukai Kudus berhasil melakukan penindakan terhadap sebuah minibus yang mengangkut 168.000 batang rokok ilegal jenis sigaret kretek mesin (SKM), di Dusun Tanggulangin, Desa Jati Wetan, Kudus.
Kasubdit Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Hatta Wardhana menjelaskan bahwa penindakan dilakukan berdasarkan informasi adanya pengangkutan rokok ilegal di wilayah Pantura Kudus-Demak. Setelah dilakukan pemantauan oleh Tim Penindakan Bea Cukai Kudus, berhasil ditemukan sebuah minibus dan segera dilakukan pemeriksaan.
“Dari hasil pemeriksaan, ditemukan tujuh koli rokok ilegal jenis SKM merek MAXX one BOLD dan L.4. International BOLD tanpa dilekati pita cukai. Rokok ilegal tersebut dibungkus dengan potongan scrap kain. Perkiraan nilai barang mencapai Rp191.520.000,00 dengan potensi penerimaan negara yang berhasil diamankan sebesar Rp129.840.480,00. Seluruh barang bukti selanjutnya dibawa ke Kantor Bea Cukai Kudus untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” terang Hatta.
Di Jawa Timur, pelaksanaan operasi gempur rokok legal II oleh Kanwil Bea Cukai Jawa Timur II kembali membuahkan hasil. Penindakan kali ini dilakukan terhadap minibus yang melintasi Tol Trans Jawa pada Selasa (20/9/2022).
Berdasarkan informasi dari masyarakat, Tim Penindakan Kanwil Bea Cukai Jatim II bersama Satpol PP Provinsi Jawa Timur dan Komando Garnisun Tetap (Kogartap) III Surabaya berhasil menemukan dan melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan diduga mengangkut rokok ilegal melewati ruas jalan Tol Kertosono-Jombang.
“Dari hasil pemeriksaan, tim berhasil menemukan rokok ilegal tanpa dilekati pita cukai sebanyak 282.000 batang berbagai merek dengan perkiraan nilai barang mencapai Rp321.480.000,00. Atas penindakan yang dilakukan, tim berhasil mengamankan potensi kerugian negara yang ditaksir mencapai Rp 169.200.000,00. Seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur II untuk dilakukan penelitian lebih lanjut,” pungkas Hatta.
Berita Terkait
-
ABK Asal Sumut Jatuh ke Sungai Saat Akan Diperiksa Bea Cukai, Tim SAR Lakukan Pencarian
-
ABK Jatuh ke Sungai saat akan Diperiksa Petugas Bea Cukai di Meranti
-
Bea Cukai dan Polri Bersinergi Gagalkan Pengiriman 1.000 Butir Ekstasi
-
Diduga Digunakan untuk Penyeludupan di Kepri, Bea Cukai Keluarkan Larangan Penggunaan Kapal HSC
-
Bea Cukai Pastikan Pemanfaatan Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau Tepat Sasaran
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan