Suara.com - Kemenkominfo memberikan pelatihan pada generasi muda Papua - Maluku tentang Jenis Cyberbullying di Dunia Maya, Selasa (11/10/2022). Pelatihan ini dijabarkan dari beberapa sudut pandang seperti Keamanan, Budaya, dan Etika oleh para praktisi yang ahli dibidangnya yaitu Chyntia Andarinie, (Founder Mom Influencer ID) mengupas dari sudut pandang Etika Digital, lalu ada Deddy Triawan seorang (CTO MEC Indonesia) yang memaparkan dari sudut pandang Keamanan Digital, dan terakhir Sri Rahma Dani (Dokter) melengkapi paparan dari sudut pandang Etika Digital, di moderatori oleh Eddie Bingky.
Banyaknya masyarakat khususnya di umur 13-25 tahun yang menjadi korban bullying secara tidak langsung dari lingkungan sekitar, hal tersebut membangkitkan semangat peserta untuk mengikuti webinar selasa pagi, dengan tema yang diangkat. Diskusi webinar tersebut berjalan kurang lebih 120 menit, terasa sangat hidup. Tingginya antusiasme para siswa, terlihat sangat jelas dari banyaknya pertanyaan yang membanjiri chat box pagi itu.
Dalam pemaparannya, Chyntia menjelaskan tentang kenapa sih menggunakan media digital tetap harus memiliki etika. “Interaksi di ruang digital yang makin intens, yang dilakukan oleh manusia nyata dengan beragam latar belakang. Dari situ lahirlah, standar komunikasi dari banyaknya koneksi. Untuk itu perlu adanya etika dalam media digital,“ ucapnya.
“Ada beberapa kompetensi dasar literasi digital sesuai netiket seperti; kemampuan akses informasi, menyaring konten, memproduksi dan mendistribusikan informasi, membangun hubungan baik, sehingga bisa melahirkan kolaborasi yang aman dan nyaman,” tambah Chyntia.
Selain itu, ada sudut pandang keamanan dari Deddy Triawan yang dipaparkan mengenai Cyberbullying ini. “Cyberbullying sendiri adalah sebuah tindakan yang dilakukan berulang-ulang, berbentuk penghinaan yang menyebabkan tertekan pada korban. Sebaiknya adik-adik kalau mengalami cyberbullying tidak perlu membalas dan blokir aja, atau capture untuk suatu saat diperlukan dan dilaporkan saat sudah mulai keterlaluan,” papar Deddy.
Berita Terkait
-
5 Risiko Memiliki Pacar Kecanduan Media Sosial, Privasi Terganggu!
-
4 Cara Melindungi Kesehatan Mental Kamu dari Media Sosial
-
Beredar Video Lesti Kejora Dan Rizky Billar Mesra, Diduga Setelah Cabut Laporan KDRT
-
Tips Bagaimana Teknologi Melindungi Kesehatan Mental di Era Media Sosial
-
6 Hal yang Sebaiknya Tidak Dibagikan ke Media Sosial, Demi Dirimu Sendiri
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba
-
Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar
-
Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya
-
IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia
-
Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli
-
Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?
-
Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
BBM Mulai Normal, 47 SPBU di Flores Kembali Beroperasi Setelah Gempa