Suara.com - Journey to Zero (JTZ), sebuah proyek kolaboratif bersama PT. Rimba Makmur Utama (RMU), pemilik dan pengelola inisiatif restorasi ekosistem Katingan Mentaya Project, dan Athletica Company (Athletica), perusahaan di industri olahraga, mengundang warga Jogja bersama wujudkan misi lestarikan lingkungan melalui #BirukanLangit Exhibition yang akan digelar pada 5-6 November 2022 bertempat di JNM Bloc, Yogyakarta. Pagelaran ini merupakan puncak dari ekspedisi sepeda Journey From Zero, #BirukanLangit bertemakan “Dari Titik Nol Indonesia Menuju Nol Emisi Karbon”.
Journey From Zero, #BirukanLangit merupakan ekspedisi sepeda selama tiga bulan yang dimulai dari bulan Juni sampai bulan Agustus 2022. Ekspedisi ini dilakukan secara estafet oleh 12 pesepeda Indonesia, yang dimulai dari Aceh dan berakhir di Bali, dengan total jarak lebih dari 4,000 km dan telah memberi ruang inspirasi bagi banyak komunitas bersepeda salah satunya bagi pesepeda Jogja. Ragam kegiatan #BirukanLangit Exhibition siap menginspirasi kawula muda Jogja untuk mencintai lingkungan dan birukan langit Jogja, yaitu diantaraya berbincang bersama para ekspeditor dan pecinta sepeda, rekap pemutaran video ekspedisi Journey From Zero, serta hadir berbagai koleksi sepeda, pameran memorabilia, dan merchandise.
#BirukanLangit Exhibition sebelumnya diadakan di Jakarta pada tanggal 8 dan 9 Oktober 2022, kini Yogyakarta menjadi kota kedua pameran ekspedisi ini. JTZ bersama PT. Rimba Makmur Utama (RMU) akan terus berkomitmen menjalankan misi menjaga kualitas udara Indonesia tetap bersih dengan mengurangi emisi karbon melalui bersepeda, serta mengajak serta seluruh masyarakat ikut serta membirukan langit.
“Komitmen untuk terus menyuarakan kampanye #BirukanLangit hanya akan sepenuhnya terwujud jika bisa menjadi aksi kolektif dan konsisten untuk menjaga kualitas udara di Indonesia. Untuk itu kami mengajak kawula muda Jogja untuk mengambil bagian dalam inisiatif ini dengan menjadikan bersepeda sebagai gaya hidup. Kami juga mengundang kawan muda Jogja hadir di tengah kota Yogyakarta #BirukanLangit Exhibition yang menjadi puncak dari ekspedisi 4,000 km lebih yang dilakukan oleh JTZ. Tujuan acara ini adalah bersama menginspirasi dan terinspirasi akan pentingnya mengurangi emisi karbon untuk menjaga langit Indonesia tetap biru, dan bersepeda menjadi salah satu langkah konkretnya,” ungkap Communication Manager PT. Rimba Makmur Utama, Syane Luntungan dalam siaran pers yang diterima Suara.com, Kamis (3/11/2022).
Ekshibisi yang akan berlangsung di Jogja ini akan diadakan selama dua hari. Di hari pertama, ragam kegiatan seperti Collaboride & Collaborun bersama komunitas lokal Jogja, pemutaran video JFZ, dan sesi berbagi pengalaman ‘mengurang emisi karbon’ melalui bersepeda dari Aceh-Bali. Kemudian di hari kedua, akan dihiasi dengan ragam loka karya kelestarian lingkungan seperti kegiatan aktivitas adopsi tanaman, dan berbagai kegiatan keberlanjutan lainnya.
Pemilihan kota Jakarta dan Yogyakarta dikarenakan keduanya memiliki ekosistem sepeda dan komunitas sepeda yang sangat kuat. Ekshibisi ini juga akan memberikan gambaran bagaimana upaya konkret dari langkah kecil yang dibawa oleh pesepeda dan komunitas akan bisa memberikan dampak yang besar bila dilakukan secara kolektif dan konsisten.
Berita Terkait
-
Walhi Kalsel: Kejahatan Lingkungan Masih Ada di Tanah Air Gegara Perilaku Penegak Hukum, Salah Satunya Polri
-
Lakukan Ruwat Jagat, Seniman Yogyakarta Hijrah ke Pacitan
-
Pelesiran ke Jawa Tempo Doeloe di Museum Ullen Sentalu Yogyakarta
-
Kurangi Pungli ke Orang Tua Siswa, Sekolah Genjot CSR Dunia Industri
-
Wuling Almaz Hybrid Disebutkan Memiliki Sisi Inovasi yang Membedakannya dengan Produk Ramah Lingkungan di Pasaran
Terpopuler
- 5 Sepatu Jalan Kaki untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantalan Nyaman Bisa Cegah Nyeri Sendi
- 5 Mobil Bekas Blue Bird yang Banyak Dilirik: Service Record Jelas, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 7 Sepatu Sandal Skechers Diskon hingga 50% di Sports Station, Empuk Banget!
- Evaluasi Target Harga BUMI Usai Investor China Ramai Lego Saham Akhir 2025
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence