Suara.com - Reckitt Indonesia dan Health Innovation and Investment Exchange (HIEx) meluncurkan Program Fight for Access Accelerator di Indonesia untuk memberdayakan startup karya perempuan di bidang kesehatan.
Program akselerator ini bertujuan untuk menjadi katalis inovasi kewirausahaan sosial untuk meningkatkan kualitas kesehatan di Indonesia.
Untuk merealisasikan program ini, Reckitt dan HIEx bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan mitra pengembangan lainnya guna menyelesaikan masalah dan tantangan unik di kawasan Asia Tenggara.
“Indonesia berada dalam jalur yang tepat untuk menjadi digital powerhouse di kawasan Asia Tenggara. Generasi yang melek teknologi terus berinovasi dan mendobrak batasan dalam pemanfaatan teknologi, termasuk di bidang kesehatan," ujar CEO HIEx Pradeep Kakkattil, dalam keterangan tertulis, Rabu (30/11/2022).
Pradeep mengatakan meskipun dalam krisis, pihaknya melihat adanya ketahanan ekonomi karena Indonesia adalah negara pengusaha, di mana Indonesia memiliki jumlah UMKM yang besar yang setengahnya dipimpin oleh perempuan.
Melihat hal ini pihaknya kemudian mencoba memanfaatkan kemampuan digital dan semangat wirausaha untuk menyelesaikan sejumlah masalah krusial dalam sektor kesehatan di Indonesia mulai dari layanan kesehatan, permasalahan seperti stunting hingga diabetes dan sanitasi.
"Fight for Access Accelerator adalah upaya kita mengidentifikasi dan mendukung pegiat startup untuk menciptakan solusi inovatif dengan berbagai pemain di ekosistem kesehatan,” kata Pradeep.
Melalui Fight for Access Accelerator, Reckitt dan HIEx menjadikan Sustainable Development Goal (SDG) yaitu memastikan kehidupan sehat dan mewujudkan kesejahteraan hidup untuk seluruh kelompok usia, sebagai fokus utamanya.
Hal ini sangat relevan, karena 1 dari 5 orang Indonesia masih kesulitan untuk mengakses layanan kesehatan standar dan angka kematian yang tinggi disebabkan oleh penyakit yang bisa dihindari.
Baca Juga: Catatan Hari AIDS Sedunia 1 Desember: Perempuan dan Anak Patut Menjadi Prioritas
Presiden Direktur Reckitt Indonesia Srinivasan Appan mengatakan bahwa pihak Reckitt berjuang untuk menyediakan akses ke kebersihan, kesehatan, dan nutrisi dengan kualitas terbaik untuk semua orang.
"Dalam upaya kami mencapai hal ini, kami dilandaskan oleh tiga pilar keberlanjutan kami; purpose-led brand, planet yang lebih sehat, dan masyarakat yang lebih adil. Kami percaya bahwa ketika kami memberdayakan perempuan, kami memberdayakan seluruh keluarga dan masyarakat luas," ujar Srinivasan.
Menurut Srinivasan program ini memastikan bahwa founders perempuan memiliki tempat di mana mereka didengar dan dihargai.
"Yang terpenting, mereka juga akan dibantu untuk membawa perubahan yang dunia perlukan,” tambah Srinivasan.
Program ini dibagi dalam beberapa tahap yaitu Registrasi dan Screening di mana Fight for Access Accelerator akan membuka pendaftaran bagi kewirausahaan sosial dalam bidang Kesehatan yang dipimpin oleh perempuan.
Panitia akan memilih 20 pendaftar terbaik berdasarkan empat indikator: dampak, skalabilitas operasional, inovasi serta keberlanjutan secara finansial.
Berita Terkait
-
Kartu BPJS Kesehatan PBI Tiba-tiba Nonaktif? Jangan Panik, Begini Cara Mudah Mengaktifkannya Kembali
-
Lelah di Balik Seragam: Menyingkap Beban Emosional Guru yang Tersembunyi
-
11 Juta Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan, PDIP: Keselamatan Rakyat Tak Boleh Dikalahkan Birokrasi!
-
Kemenkes Bangun 66 RS Tipe C di Daerah Terpencil, Apa Saja Fasilitas Canggihnya?
-
Kesehatan Mental Generasi Muda: Antara Tantangan dan Layanan Pemerintah
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence