Suara.com - Demi dapat terus memajukan industri pendidikan di Indonesia dan memberikan banyak manfaat kepada pemangku kepentingan, Emiten Pendidikan Bimbingan Belajar dan Konseling Swasta, PT Lavender Bina Cendikia Tbk (BMBL), atau Bimbel Lavender, meresmikan sahamnya di Bursa Efek Indonesia, Rabu (11/1/2023).
Direktur Utama Bimbel Lavender, Galih Pandekar, menjelaskan, pencatatan perdana di bursa ini adalah langkah awal yang besar bagi Bimbel Lavender dalam memperlihatkan keseriusannya untuk go public. Perusahaan harus tampil di kancah tertinggi dan kompetitif untuk bisa berkembang dan melompat lebih jauh.
“Industri bimbel dan jasa pendidikan, saat ini masih dipandang sebelah mata, padahal potensinya sangat besar. Itulah mengapa kami memiliki visi untuk naik kelas, salah satunya dengan berlaga di Liga Primer, tidak lagi sebagai juara lokal. Liga Primer dalam hal ini adalah bursa saham karena memiliki standarisasi yang sangat tinggi,” ujar Galih.
Galih menambahkan, Bimbel Lavender ingin terus bertumbuh secara offline dan online dengan mengembangkan pembelajaran fisik dan digital. Hal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pendidikan Indonesia sebagai fondasi utama dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM).
“Kami ingin terus bertumbuh, baik secara offline dan online, meningkatkan pendidikan di Indonesia yang menjadi kunci dalam peningkatan kualitas SDM. Semoga dengan tercatatnya di bursa, Bimbel Lavender dapat meningkatkan kontribusinya di bidang pendidikan dalam menyongsong satu abad Indonesia pada 2045,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Direktur BEI, I Gede Nyoman Yetna, memberikan apresiasi kepada Bimbel Lavender sebagai perusahaan bimbingan belajar pertama yang meluncur di bursa saham. BEI berharap, Bimbel Lavender dapat semakin besar dengan go public.
“Kami memberikan apresiasi kepada Bimbel Lavender yang berani menjadi perusahaan yang naik kelas dan bertumbuh di bursa. Inilah yang selalu kami sampaikan kepada banyak perusahaan, jangan tunggu besar untuk go public, tetapi jadilah besar dengan go public,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Kasus Marissa Anita, Saat Sebuah Foto Dibaca sebagai Simbol Kedekatan dengan Kekuasaan
-
Menemukan Tuhan di Sudut Kota: Pesona Di Kota Tuhan Stebby Julionatan
-
Stafsus Menhut Mangkir Diperiksa, KPK Jadwalkan Ulang Pemanggilan
-
10 Sifat dan Karakter Wanita Cancer, Kenali Sisi Lembut hingga Keras Kepalanya
-
25 Link Twibbon Maulid Nabi 2026 Gratis, Bisa untuk Status WA dan Foto Profil
-
BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR
-
Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar
-
Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang
-
Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel
-
Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu