Suara.com - Gelaran Biskuat Academy 2022 berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk kategori "Sekolah Sepak Bola Secara Daring Dengan Peserta Terbanyak".
Andhika J. Lestari selaku Senior Brand Manager Biskuat menjelaskan bahwa program ini digelar secara konsisten setiap tahun, karena brand-nya percaya bahwa bahwa setiap anak memiliki potensi tak terbatas melebihi apa yang terlihat dan kekuatan sejati seorang anak terletak di dalam diri mereka. Salah satu contohnya melalui bidang olahraga yang digemari yaitu sepak bola.
“Tahun ini berhasil meraih 58.766 partisipan anak pada program Sekolah Bola Online dan berhasil memecahkan rekor MURI!,” ungkapnya.
Andre Purwandono selaku Senior Customer Relations Manager MURI turut menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan brand makanan ringan tersebut dalam pemecahan rekor MURI.
“Program ini berhasil memperlihatkan kepada publik bahwa olahraga sepak bola anak dapat menjadi cara untuk mendukung pengembangan potensi dan ‘kekuatan baik dari dalam (inner strength)’ anak walaupun dilakukan secara daring. Semoga program ini bisa menginspirasi banyak pihak lainnya dalam mendukung prestasi anak dalam bidang non akademik,” jelas Andre.
Format Sekolah Bola Online bertujuan agar dapat memberikan kemudahan akses untuk menjangkau lebih banyak anak di seluruh Indonesia.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut para peserta mendapatkan pelatihan dengan kurikulum yang disusun oleh pelatih bersertifikat UEFA dan dibimbing langsung oleh pemain profesional Tim Nasional Indonesia.
"Untuk memajukan masa depan olahraga sepak bola Indonesia sejatinya perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak," kata Coach Timo Scheunemann selaku Pelatih UEFA A & Sekolah Bola Online Biskuat Academy.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi semua komponen penting dalam pengembangan masa depan sepak bola anak Indonesia dan pengembangan kekuatan baik dari dalam diri anak.
Baca Juga: Tancap Gas! Rencana Erick Thohir Gelar Sarasehan Sepak Bola: Media Harus Jadi Watchdog
Berita Terkait
-
Harapan Pelatih Bali United Kepada Erick Thohir yang Terpilih jadi Ketua PSSI
-
Waketum PSSI Ratu Tisha : "Target Indonesia Harus Masuk Piala Dunia!"
-
Mereka Gagal Jadi Pengurus PSSI, Padahal Kompeten, Ada Eks Striker Timnas Indonesia
-
Wow! Arab Saudi Dikabarkan Serius Ingin Beli Setan Merah
-
Kemal Palevi Pesimis dengan Kepemimpinan PSSI yang Baru, Publik: Aroma Politik Makin Kental
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun