Suara.com - Sebanyak 32 peserta dari berbagai wilayah di Pulau Bali dan sekitarnya saling beradu skill meracik kopi menjadi seni. Hal ini terjadi dalam Roadshow Bezzera Latte Art Competition (BLAC).
Kompetisi sekaligus ajang kreasi seni bagi para Latte Artist yang diadakan pada 18 Maret 2023 di Senja di Bali Coffee & Garden ini berlangsung sengit dan seru.
Setiap peserta BLAC 2023 menghadapi 3 babak, yakni preliminary, semi final, dan final dimana peraturan dan regulasi di setiap babaknya mengacu pada peraturan World Latte Art Championship.
Bezzera Latte Art Competition yang diadakan oleh Rotaryana ini masih menggandeng tiga juri profesional. Kemampuan para peserta akan dinilai dari sisi technical dan visual oleh 3 juri, yakni Rifka Hamanda (Coffee Development @greatbrew dan Certified Technical Judge), Iwan Setiawan (Certified Judge Indonesia Coffee Event), dan Fernandos Ricardo, dari Rotaryana yang juga merupakan seorang Certified Coffee Judge.
Para peserta akan dinilai secara keseluruhan, mulai dari pattern latte art yang digambar, teknik yang digunakan, hingga kerapihan dan kebersihan dalam proses membuatnya.
Kepiawaian para peserta para peserta BLAC di Pulau Bali ini cukup membuat juri terpukau. Meski begitu, hanya ada tiga peserta yang lolos ke babak final.
Ketiga peserta ini tak hanya piawai dalam membuat secangkir latte art, namun juga kemampuan mempresentasikannya di hadapan para juri serta penonton yang hadir.
Ketegangan sangat terasa di sepanjang babak final BLAC 2023 Bali, ketiga peserta berlomba untuk menampilkan yang terbaik untuk memperebutkan golden ticket menuju Grand Final Bezzera Latte Art Competition 2023.
Setelah pertarungan sengit diantara ketiganya, I Putu Satria Pratama keluar sebagai Juara 1 Roadshow BLAC 2023 di Bali disusul Pande Gede I Ketut Wedana dan Rafka Givano sebagai Juara 2 dan 3.
Baca Juga: Semangat Anak Berkebutuhan Khusus Ikuti Pelatihan Meracik Kopi
"Pemenang dari setiap Roadshow Bezzera Latte Art Competition di kota-kota besar di seluruh Indonesia akan mendapatkan golden ticket untuk menjadi grand finalis di Grand Final BLAC 2023 yang akan diadakan di Jakarta," ungkap Karisma Kamdani, President Director Rotaryana.
Sebelumnya, kompetisi BLAC 2023 telah berlangsung sukses di Bandung dan Bekasi. Karisma berharap, dengan adanya kompetisi ini, dapat menjadi ruang bertemu bagi para pecinta kopi dan bisa saling berbagi pengalaman.
Ia juga berharap, pengalaman ini akan menjadi pembelajaran serta menjadi motivasi tersendiri bagi para Latte Artist di Pulau Bali untuk meningkatkan kemampuan agar dapat mengikuti kompetisi hingga tingkat nasional bahkan internasional.
"Rotaryana berharap, kompetisi sekaligus space atau ruang bertemu yang kita prakarsai ini, dapat menjadi destinasi bagi siapapun yang memiliki kecintaan terhadap dunia kopi untuk saling belajar dan berbagi pengalaman," tuturnya.
Rotaryana Reimagined – BLAC 2023 masih akan hadir di kota-kota besar lainnya di seluruh Indonesia, mulai dari timur hingga barat Indonesia untuk mencari “The Next Latte Artist” BLAC 2023.
Seluruh rangkain roadshow BLAC 2023 bisa di Instagram @rotaryana!
Berita Terkait
-
Masih Minum 4 Gelas Kopi di Usia 74 Tahun, Niniek L Karim Bagikan Kunci Hidup Sehat
-
4 Toko Oleh-Oleh Khas Tasikmalaya di Jalur Selatan Mudik Lebaran, Bawa Pulang Wajit, Kolontong hingga Kopi Arabika Unggulan
-
Desa Wisata Tebat Benawa, Desa Wisata Kopi yang Olah Ampas Kopi Jadi Sabun
-
Keren! Budidaya Kopi Indonesia Ikut Mejeng di Amsterdan Coffee Festival
-
Kopi Asal Purwakarta Siap Merambah Pasar Dunia, Ini Keunggulannya
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara