Suara.com - Ekonomi di Indonesia berangsur pulih setelah resmi dicabutnya PPKM per 1 Januari 2023. Minat masyarakat untuk kembali berinvestasi di sektor properti pun cenderung mulai meningkat.
Potensi ini pun dilihat oleh pengembang properti Apartemen Sky House Alam Sutera+, seiringan dengan momen bulan Ramadhan, pengembang apartemen ini merilis strategi kreatif dengan menawarkan kemudahan cara bayar melalui Program Pay Later, jadi pembeli dapat memesan unit terlebih dahulu dan membayar di kemudian hari, dengan syarat dan ketentuan berlaku.
Metode pembayaran cicilan bertahap developer ini berlaku untuk tipe unit studio semi furnished, dengan cicilan mulai dari 2 jutaan/bulan. Selain itu, terdapat berbagai pilihan hadiah menarik dengan total sampai dengan jutaan rupiah. Program ini bisa dikatakan suatu peluang manis menjelang Hari Raya Lebaran, saat liburan mudik pun jadi tenang karena sudah mengantongi investasi yang aman di Apartemen Sky House Alam Sutera+.
Apartemen ini sendiri telah mulai melakukan proses serah terima kunci secara bertahap untuk tower pertamanya, Tower Acacia, sejak 28 Februari 2023, dengan jumlah unit yang telah serah terima kunci kepada para pemilik per tanggal, 7 April 2023, sudah mencapai lebih kurang 582 unit
Pengembang baru- baru ini juga menggandeng WIKA Gedung sebagai kontraktor utama untuk tower keduanya, yaitu Tower Castilla. Dengan dimulainya kerjasama ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk membangun dan menyediakan apartemen yang berkualitas bagi para peminatnya. Adapun Tower Castilla menawarkan 2 tipe unit, yaitu unit tipe 2 Bedrooms dan unit tipe 3+1 Bedrooms.
“Kami berkomitmen untuk membangun Apartemen sesuai dengan spesifikasi yang tertera dalam PPJB, sehingga unit yang nantinya diperoleh konsumen adalah sebagaimana yang diperjanjikan, agar semua pemesan puas ketika melihat unit aslinya kelak," ucap Head of Marketing, Robby Gunawan.
Berita Terkait
-
Kapolri Tindak Lanjut Aduan Perempuan yang Berteriak Interupsi di Ruang Rapat DPR, Besok Diajak Rapat
-
Korban Investasi Bodong Teriak Histeris di Ruangan Rapat Kapolri dengan Komisi III DPR
-
Perempuan Korban Investasi Bodong Histeris di Ruangan Rapat Kapolri dengan Komisi III Minta Keadilan
-
Sambangi Kendal Industrial Park, Dubes Singapura: Tidak Hanya Bagus Tapi Juga Bertumbuh
-
Perizinan UMKM Diklaim Hanya 5 Langkah
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Bongkar Dalang Pembunuhan, Film "Lobang Buaya" Rilis Trailer dan Poster Menuju Tayang 1 Oktober
-
Gus Yusuf di Muktamar NU: Jangan Jegal Kader, Kembalikan Pemilihan ke AD/ART
-
Massa di Jogja Semprot Pemerintah, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Ternyata Scam di Negeri Orang
-
Belum Jadi Polisi Sipil, Watak Militer Bikin Polri Anggap Demo Ancaman Kekuasaan
-
Ulasan Film Operasi Pesta Copet: Aksi Komedi Heist Berlatar Festival Musik!
-
eformasi Polri Tak Bisa Hanya Andalkan Pemerintah, Masyarakat Sipil Harus Bergerak
-
Polda Metro Sita Golok dan 19 Anak Panah di Demo 27 Agustus, 45 Orang Jadi Tersangka
-
Indonesia Sustainability 360 Forum 2026: Kolaborasi Lintas Sektor Dorong Transformasi Ekonomi Hijau
-
Anggaran BGN Tembus Rp 240 Triliun di 2027: Operasional Cuma 3%, Buat MBG 97%
-
Hujan Buatan Diklaim Tekan Polusi Jakarta hingga 57 Persen