Suara.com - Investasi semakin menjadi gaya hidup masyarakat saat ini. Berbagai kemudahan diciptakan bagi kenyamanan para investor, termasuk penggunaan platform digital.
Salah satu bursa aset digital Upbit, hari ini mengumumkan bahwa pengguna Upbit Indonesia kembali bisa melakukan deposit Rupiah sebelum berinvestasi atau jual beli aset digital di platform Upbit Indonesia.
”Sebagai bentuk komitmen kami menambah kenyamanan pengguna bertransaksi di platform Upbit, kami membuka kembali deposit Rupiah, yang bertujuan untuk menyederhanakan proses jual aset digital, sehingga nantinya Upbit dapat menjadi pintu gerbang bagi siapa saja yang ingin memulai perdagangan dan investasi aset digital di Indonesia," ujar Resna Raniadi, VP of Operations Upbit Indonesia.
Untuk melakukan deposit Rupiah di aplikasi Upbit, pengguna dapat masuk ke halaman Wallet, kemudian pilih rupiah, lalu pilih Deposit. Setelah ini, pengguna dapat mentransfer uang melalui Virtual Account.
Untuk saat ini, bank yang tersedia adalah bank BRI. Untuk merayakan kembalinya fitur deposit Rupiah tersebut, Upbit membagikan total 1 BTC untuk 2.500 penggunanya (masing-masing mendapat 0,0004 BTC, first come first served) dengan setoran minimal Rp1.000.000 atau lebih.
Jumlah ini berdasarkan setiap setoran dimana setoran kurang dari Rp1.000.000 tidak akan memenuhi syarat meskipun jumlah agregat/total lebih dari Rp1.000.000. Event ini akan dimulai pada 24 Mei 2023 dan akan selesai ketika 2.500 pengguna pertama telah menyelesaikan setoran.
Pengguna Upbit level 3 pun dapat berpartisipasi pada event Airdrop tersebut.
”Event ini kembali kami laksanakan, mengingat saat ini animo masyarakat Indonesia terus meningkat untuk trading aset digital. Kami harap, ini dapat memberi nilai tambah, agar pengguna upbit Indonesia dapat bertransaksi lebih banyak," tambah Resna.
Sebagai bursa aset digital teregulasi di bawah Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Upbit Indonesia menyatakan akan terus memperkenalkan aset digital inovatif kepada penggunanya, juga mendukung ekosistem blockchain Indonesia melalui kolaborasi dengan bursa teregulasi lainnya dan proyek-proyek blockchain inovatif.
Baca Juga: OJK: Generasi Milenial Paling Rentan Jadi Korban Investasi Bodong
Berita Terkait
-
OJK: Generasi Milenial Paling Rentan Jadi Korban Investasi Bodong
-
China Akan Gelar Pertemuan dengan Negara Anggota ASEAN, Bahas Investasi Baru?
-
Indonesia Jadi Tujuan Investasi Negara Lain, BRI Siap Catatkan Kinerja Lebih Baik
-
3 Investasi Penting ke Diri Sendiri yang Menguntungkan Bagi Masa Depan
-
4 Tips Mengolah Uang Lewat Investasi, Wajib Diketahui Sebelum Terjun
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi