Suara.com - Sebagai perusahaan pengembang dan pengelola Kawasan Industri Pulogadung, yang sahamnya dimiliki oleh 50% PT Danareksa (Persero) dan 50% oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan 2022, di Hotel Sari Pacific, Jakarta, Selasa (27/6/2023). Dalam RUPS tersebut, pendapatan PT JIEP di tahun 2022 mencapai Rp202 miliar.
Plh Direktur Utama PT JIEP, Dharma Satriadi mengatakan, selain berhasil meraih cuan, korporasi juga mencatatkan laba usaha sebesar Rp38 miliar pada 2022 dan peningkatan nilai aset perusahaan senilai Rp895 miliar. Pencapaian tersebut meningkat 6 % dari nilai aset tahun 2021 sebesar 843 Milyar.
“Alhamdulillah pada 2022, manajemen PT JIEP berhasil menorehkan catatan positif pada kinerja operasional dan keuangan korporasi. Hal ini tentunya melengkapi kebahagiaan seluruh Insan JIEP, yang pada tanggal 26 Juni lalu berulang tahun yang ke-50,” ungkap Dharma.
Lebih lanjut ia mengatakan, pada aspek capaian kinerja operasional perusahaan, PT JIEP berhasil mencatatkan ketercapaian key performance indicator (KPI) dengan skor akhir 96,8 dan berhasil mewujudkan Tingkat Kesehatan Perusahaan melalui predikat AA (Sehat) dengan skor akhir 81, yang dinilai dari 3 penilaian aspek, keuangan, operasional dan administrasi. Pada kinerja GCG tahun 2022, PT JIEP juga berhasil meraih skor akhir 87.15 dengan predikat Sangat Baik.
“Semoga capaian positif di tahun 2022 dapat menginspirasi pencapaian di tahun ini, agar dari segi pendapatan serta laba dapat meningkat lebih tinggi,” pungkas Dharma.
Sementara itu, Corporate Secretary PT JIEP, Medik Endra Wahyudi, mengungkapkan, seluruh capaian kinerja perusahaan merupakan hasil dari kerja keras dan penerapan nilai AKHLAK yang telah berhasil diimplementasikan oleh seluruh Insan JIEP.
RUPS Tahunan 2022 dihadiri oleh kuasa pemegang saham PT JIEP, yakni R. Muhammad Irwan, Direktur SDM & Hukum PT Danareksa (Persero), Sri Haryati, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi DKI Jakarta, jajaran Dewan Komisaris dan Direksi JIEP.
Berita Terkait
-
Kawasan Industri yang Dikelola PT KSP Masih Diburu Investor, Sisa 40 Hektare
-
Bupati Dony Ahmad Munir Tawarkan Sumedang Industrialpolis ke Investor China
-
Krakatau Sarana Infrastruktur Bangun Fasilitas Command Center
-
Pemerintah Pusat Diminta Turun Tangan Atasi Macet di Kawasan Industri Karawang, Pemkab Jelaskan Ini
-
Dalam Waktu Dekat Kawasan Industri Kesehatan di Cikarang Bakal Diresmikan
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan