Suara.com - Untuk memperluas akses layanan kesehatan gigi kepada masyarakat secara berkualitas, klinik gigi Orange Dental membuka dua cabang ke-12 dan 13 sekaligus, yaitu di bilangan Klender pada 2 Juni dan di Gunung Sahari pada 30 Juni 2023.
Orange Dental menilai, Klender dan Gunung Sahari masih minim klinik gigi, sehingga hadirnya cabang ke-12 dan ke-13 ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan kesehatan gigi masyarakat setempat.
"Sesuai dengan tujuan perusahaan kami, untuk bisa membuat layanan kesehatan gigi yang jujur dan terjangkau bagi masyarakat secara luas, maka pembukaan cabang baru ini adalah bagian dari langkah maju untuk mewujudkan tujuan tersebut," kata Syifail Ramadhana, Chief Executive Officer Orange Dental.
Tak berbeda dengan cabang lainnya, di kedua cabang baru ini, Orange Dental tetap memperhatikan kualitas pelayanan. Ada beberapa program yang dijalankan secara rutin untuk memastikan kualitas dan kepuasan pasien.
"Kami mempunyai service audit, kunjungan berkala mystery shopper, dan interview pasien untuk mendapatkan feedback layanan kami," tutur Syifail.
Sebagai salah satu perusahaan di bidang perawatan gigi, Orange Dental telah dikenal karena kualitas pelayanan yang unggul dan jujur. Hal ini yang menjadikan Orange Dental berbeda dari klinik gigi lainnya.
"Di Orange Dental, kami percaya kejujuran itu penting. Kami juga memahami bahwa salah satu kekhawatiran pasien untuk datang ke klinik gigi adalah takut biayanya yang mahal dan banyak biaya tersembunyi. Untuk itu, kami mengedepankan harga yang terjangkau dan transparansi harga. Semua harga jelas dan tanpa ada biaya tambahan yang tidak sesuai. What you see is what you pay," jelas Syifail.
Syifail menambahkan, dengan dibukanya cabang baru Klender dan Gunung Sahari, maka akses kesehatan gigi yang jujur, transparan, dan layanan yang berkualitas juga dikedepankan.
"Kami berharap, semoga cabang baru kami di Gunung Sahari dan Klender bisa lebih membukakan akses masyarakat ke layanan gigi yang jujur dan berkualitas tinggi. Semoga juga cabang ini bisa menjadi jalan manfaat dan rezeki untuk banyak orang," tutup Syifail.
Baca Juga: 3 Hal yang Harus Diperhatikan sebelum Memutuskan untuk Behel Gigi
Berita Terkait
-
Cara Mengurangi Rasa Sakit Gigi Geraham Bungsu yang Tumbuh
-
Suka Mengunyah Es Batu? Ketahui 5 Dampak Buruknya bagi Kesehatan Gigi
-
4 Kebiasaan Buruk yang Dapat Memicu Gigi Sensitif, Segera Hindari!
-
Bukan Hanya saat Sakit, 4 Manfaat Rutin ke Dokter Gigi yang Perlu Kamu Tahu
-
Jarang Disadari, Ini 4 Faktor Penyebab Munculnya Karang Gigi
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi