Suara.com - Meraih kesuksesan di usia muda bukan hal yang mustahil. Keberhasilan mungkin saja diraih melalui jalur wirausaha.
Saat ini banyak pebisnis muda yang mungkin takut memulai usaha dengan modal kecil. Meskipun tak mudah, bisnis modal kecil sebetulnya dapat tumbuh secara perlahan bila ditekuni secara serius.
Salah seorang pengusaha yang sudah membuktikannya adalah pembalap muda asal Pekanbaru, Aidil Wahyu, atau yang biasa dipanggil Habib Cebonk. Meski usianya baru 22 tahun, namun pemilik akun Instagram @habibcebonk333 ini adalah seorang CEO sebuah perusahaan di Pekanbaru bernama Triplethree Group.
"Awal mula merintis bisnis pada tahun 2019, dengan modal secukupnya, saya berjualan cemilan tahu crispy di pinggir jalan Area Tol Bathin Solapan Riau," ungkap Habib.
Setelah satu tahun berjalan, usahanya perlahan mengalami perkembangan. Akhirnya, Habib Cebonk pun memberanikan diri membuka tiga cabang lainnya untuk usaha camilan yang diberi nama Tahu Gila tersebut.
Aidil mengaku, banyak tantangan dan rintangan yang harus dihadapi selama menjalankan bisnisnya. Namun berkat ketekunan dan kesabaran, ia berupaya melewati tantangan tersebut.
Ia pun sering berdiskusi dengan wirausahawan lainnya yang sudah lebih dulu meraih kesuksesan.
Pada 2022, Aidil melakukan ekspansi bisnis bersama Triplethree Group. Ia membangun sejumlah bisnis, seperti membuka resort di Pulau Bali, mendirikan coffee shop, jasa foto balap, berjualan sparepart sepeda motor, serta membuat brand parfum bernama Paris HC333.
Habib Cebonk mengaku bisa meraup profit hingga Rp20 juta dalam sehari. Ia pun mengaku tak menyangka, sekaligus bersyukur dengan pencapaiannya ini. Apalagi ia juga berhasil membuka lapangan pekerjaan dan turut membangkitkan perekonomian di daerahnya.
Baca Juga: 7 Motivasi Mencari Uang untuk Meningkatkan Semangat Kerja, Ingin Kaya!
Aidil berharap bisa terus mengembangkan bisnisnya ke depan, dibarengi dukungan serta doa dari ibu tercinta. Bagi calon sarjana teknik ini, kesuksesan adalah buah dari doa restu kedua orangtuanya.
“Rahasia suskes saya adalah doa restu dari orang tua dan giat membangun bisnis apa saja. walaupun harus jatuh berkali kali,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Ulasan Buku 'How to Grow Rich', Proses Panjang Menuju Kesuksesan
-
Pengalaman Inspiratif dari Raffi Ahmad: 5 Tips Menuju Kesuksesan
-
Akibat Kecelakaan dan Kekhawatiran Orangtua, Mantan Pembalap Ini Banting Setir Jadi Pebisnis
-
Menghadapi Ketakutan Itu Baik dan Gagal Bukan Sebuah Akhir
-
4 Faktor Internal yang Menghambat Kesuksesan, Wajib Disadari
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan