Suara.com - Layanan keuangan digital PT Fintek Karya Nusantara (LinkAja) menjalin kerja sama strategis dengan PT Indolima Perkasa (Indolima) untuk memperkuat proses transformasi digital Indolima melalui digitalisasi proses rantai pasok (supply chain) mulai dari transaksi pembayaran, penyaluran dana, hingga distribusi logistik ke sejumlah stakeholdersnya.
Kerjasama ini merupakan langkah nyata LinkAja menghadirkan layanan digital pada ragam layanan dan bisnis sekaligus menghadirkan solusi digital yang inovatif pada segmen usaha UMKM hingga segmen korporasi yang lebih berdampak pada kemajuan dan penguatan ekosistem digital Indonesia yang berkelanjutan dan inklusif.
Direktur Utama LinkAja, Yogi Rizkian Bahar, menyampaikan, sebagai digital financial solutions, pihaknya optimis melalui transformasi digital yang dilakukan untuk PT Indolima Perkasa dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi proses, waktu dan operasional Indolima yang diharapkan akan berkontribusi secara linear pada peningkatan bisnis.
"Penyaluran dana operasional Karyawan Indolima diharapkan mampu mempermudah dan menjadikannya tepat guna. Selain itu, kerja sama ini juga diharap memberi dampak positif pada pelaku bisnis UMKM di ekosistem PT Indolima Perkasa dalam meningkatkan produktifitas dan pengembangan usaha melalui pembayaran digital yang akan menciptakan kemudahan serta memberi jaminan keamanan atas pembayaran yang dilakukan," paparnya.
PT Indolima Perkasa merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang Field Marketing, Sales Activation, Event Organizer, dan Digital Marketing, dengan 11 cabang di kota besar Indonesia. Perusahaan berskala nasional yang telah 28 tahun memiliki jaringan distribusi yang menghubungkan distribusi produk mulai dari tingkat principal (distributor utama) hingga pengecer dengan jangkauan sampai pelosok Nusantara.
Di tahap pertama kerjasama, transformasi digital dilakukan melalui digitalisasi penyaluran dana operasional bulanan (disbursement) kepada 5.800 karyawan PT Indolima Perkasa.
Selain itu, retailer-retailer mitra dari PT Indolima Perkasa juga akan menggunakan kode Quick Response (QR Code) yang diintegrasikan di aplikasi iGooana, yang merupakan aplikasi distribusi barang yang dimiliki Indolima yang digunakan oleh lebih dari 3.500 Salesman dan Motorist.
Selain itu Indolima akan menjadi Merchant agregator bagi LinkAja, yang akan mendigitalisasi 500.000 retailer-retailer mitra Indolima untuk menggunakan QRIS LinkAja untuk menerima pembayaran dari customer hingga pembayaran atau transaksi digital antar merchant (Merchant to Merchant payment).
“Kesamaan misi dalam meningkatkan inklusi keuangan melalui kemudahan bertransaksi secara digital, menjadikan LinkAja merupakan mitra keuangan digital yang tepat. Fokus kami adalah membuka peluang-peluang baru bagi bisnis untuk tumbuh lebih cepat melalui proses digitalisasi. Kami optimis dengan adanya digitalisasi di proses rantai pasok dan distribusi ini mampu meningkatkan produktifitas dan efisiensi di bisnis modern trade dan general trade mulai dari hulu hingga hilir sehingga pada akhirnya akan meningkatkan pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan dan kesinambungan” ujar Direktur Utama Indolima, Tito Kadaryanto.
Baca Juga: Metranet Hadirkan Platform market.idfood.co.id
Aplikasi iGooana merupakan aplikasi mobile untuk aktivitas salesman dan motorist dalam melakukan pencatatan pesanan produk-produk retail dari PT Indolima Perkasa yang didistribusikan melalui Mitra UMKM (seperti toko kelontong ataupun modern retail).
Proses pembayaran atas pemesanan barang melalui aplikasi tersebut, yang sebelumnya dilakukan secara tunai, sekarang dapat dilakukan secara cashless, melalui solusi pembayaran LinkAja. Transformasi digitalisasi proses ini juga berpotensi meminimalisir terjadinya kekeliruan pencatatan keuangan, fraud (pemalsuan laporan keuangan) sehingga memberikan jaminan keamanan dalam bertransaksi.
Kerja sama ini juga merupakan implementasi dari fokus bisnis LinkAja melalui model bisnis dua sisi B2B2C (Business to Business to Consumer) dalam upaya memperkuat fundamental bisnis untuk mencapai profitabilitas dan keberlanjutan (sustainability).
Sebelumnya, LinkAja telah mendigitalisasi supply chain tradisional Telkomsel di lebih dari 300 ribu retailer. Sementara kerjasama dalam penyaluran dana merupakan salah satu bagian dalam fokus segmen B2B yang diharapkan akan meningkatkan loyalitas dan frekuensi transaksi pengguna (B2C).
Sebelumnya LinkAja juga telah meluncurkan Aplikasi LinkAja khusus bagi karyawan BUMN sebagai aplikasi layanan pembayaran dan media komunikasi terpadu karyawan BUMN. Saat ini lebih dari 200 ribu karyawan BUMN sudah terdaftar untuk dapat menikmati produk, program, informasi, layanan dan bertransaksi aktif dalam aplikasi ini.
Berita Terkait
-
2 Analis Proyeksi Kinerja BRI di Semester II Akan Lebih Baik
-
Schneider Electric Beri Pelatihan Perusahaan yang Ingin Bertransformasi Digital Secara Gratis
-
Dirut BRI Bahas Pentingnya Transformasi Digital dan Pemberdayaan UMKM di ASEAN Indo Pacific Forum
-
Transformasi Digital dan Pemberdayaan UMKM Dibahas Dirut BRI pada Ajang ASEAN Indo Pacific Forum
-
Pada Ajang ASEAN Indo Pacific Forum, Dirut BRI Paparkan Tentang Transformasi Digital dan Pemberdayaan UMKM
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Presiden Prabowo Keliru Klaim Indonesia Baru Akan Punya Motor Listrik Nasional
-
BRI Taipei Optimalkan Layanan Perbankan Bagi Pekerja Migran dan Diaspora
-
Kisah Nyi Rasmiwaditro: Musisi Gen Z yang Memilih Jalan Abdi Dalem Kraton
-
BRI Taipei Gandeng KDEI Tingkatkan Literasi Keuangan Pekerja Migran
-
Ulasan Cek Khodam: Saat Tren Viral Berubah Jadi Komedi Horor yang Segar!
-
BRI Taipei dan KDEI Perkuat Edukasi Keuangan Bagi Pekerja Migran Indonesia
-
Monitor Lenovo Yoga Pro 27UD-10 Hadir, Satukan Kamera 4K, Audio Studio, dan QD-OLED dalam Satu Layar
-
BRI Taipei Perkuat Komitmen Inklusi Keuangan Bagi WNI di Taiwan
-
Momen Slavko Vincic Menangis Haru usai Terpilih Jadi Wasit Final Piala Dunia 2026
-
Apa Beda Slow Jogging dan Lari Biasa? Kenali 5 Perbedaannya Sebelum Coba!