Suara.com - Bisnis sepatu rupanya punya potensi prospek yang cerah. Ini dibuktikan oleh salah satu pelaku bisnisnya yakni Samuel Sutanto.
Samuel Sutanto menangkap peluang tersebut dengan mendirikan KICKSY yang telah memperoleh pendanaan dalam situasi pandemi di 2021 lalu.
Bisnisnya itu, diawali dari keresahan sang founder mencari sepatu lokal dengan style korea dengan harga terjangkau dan berkualitas.
Bermodal nekat, akhirnya dia bersama sang sahabat mulai berkolaborasi untuk menghadirkan desain sepatu yang menarik.
Usahanya pun berbuah manis, sepatu yang kini banyak digandrungi anak muda itu, bahkan sempat dipakai oleh banyak artis dan influencer, alhasil KICKSY kian sukses menjual miliaran rupiah sepatu.
Kehidupan Awal Samuel Sutanto menghabiskan masa mudanya di banyak negara, salah satunya China untuk melanjutkan pendidikan Master Degree di Guangzhou University dan Beijing Post Telecommunication University di bidang Civil Engineering pada tahun 2010-2016 silam.
“Saat masih disini saya sudah ada di sana. Lalu pada masa pandemi pindah ke Indonesia. Malah, culture shock," jelasnya.
Sam menceritakan sifatnya yang pekerja keras ini berasal dari didikan kedua orang tuanya yang sangat disiplin dalam mendorong para anaknya menjadi pribadi mandiri.
“Kami dua bersaudara dan hanya anak laki laki seorang diri. Saya anak nomor dua. Kami saat SMA sudah mulai bekerja selepas pulang sekolah” ungkapnya.
Baca Juga: Mempelajari Strategi Bisnis Lewat Buku The Deals of Warren Buffett
Dia pun menceritakan soal mimpi kecilnya yang beragam.
“Saya ingat, waktu itu saat SD, ditanya guru mau jadi apa. Saya jawabnya mau jadi penjual roket, bukan dokter, pilot ataupun yang dipikirkan anak-anak saat itu,” katanya.
Perjalanan Bisnis Samuel Sutanto sangat panjang. Singkat cerita, Sam pun kembali ke Indonesia dan sempat bekerja di berbagai perusahaan di bidang E-Commerce dan Digital Media, dia pun memutuskan untuk mendirikan KICKSY di usianya yang menginjak 31 tahun.
Didirikan pada tahun 2021, KICKSY memulai perjalanannya pada saat dimana masih ada stigma yang membuat konsumen memiliki persepsi bahwa kualitas sepatu merek internasional selalu jauh lebih bagus daripada sepatu bermerek lokal.
Padahal, para pendiri KICKSY yakin pengrajin lokal pun bisa membuat sepatu dengan kualitas yang sama.
Sayangnya, belum ada merek yang bisa mewakili aspirasi konsumen. Pada waktu itu, Samuel Sutanto dan partner kemudian mencoba peruntungan mereka dengan menjual sepatu berstyle korea untuk wanita.
Berita Terkait
-
Jamkrindo Syariah Beberkan Strategi Bisnis di 2026
-
Saat Bisnis Bertumbuh, Sistem Kerja Terpadu Jadi Kunci Daya Saing
-
Emiten IRSX Jadikan Konser Hybrid Jadi Ladang Cuan Baru
-
Perkuat Investasi Bisnis Indonesia-Korea, KB Bank Gelar 2026 Indonesian Day Business Forum di Seoul
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Buat Jalan Senyaman Salomon XT 6
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence