Suara.com - Steak merupakan salah satu makanan yang digemari oleh banyak orang, termasuk masyarakat Indonesia.
Namun, bagi umat Islam, mengonsumsi steak halal menjadi suatu keharusan. Hal ini karena daging yang digunakan harus berasal dari hewan yang disembelih sesuai syariat Islam.
Berbicara tentang steak halal, satu merek yang mendominasi dalam benak generasi milenial adalah Waroeng Steak & Shake.
Ihatec Marketing Research melakukan survei dalam Top Halal Award 2023 yang mengajukan satu pertanyaan spesifik, Waroeng Steak & Shake menyita perhatian 31.1% responden sebagai merek restoran steak halal yang paling mereka ingat.
Top Halal Index dibangun oleh dua elemen besar, yaitu elemen Merek dan elemen Halal. Ada 3 parameter yang membentuk elemen Merek, yaitu Top of Mind Halal Brand Awareness, Last Usage Brand Halal dan Future Intention Brand Halal.
Sedangkan Elemen Halal dibentuk oleh 4 parameter yaitu Persepsi terhadap komunikasi Kehalalan produk, Persepsi Kehalalan terhadap Bahan Baku, Persepsi Kehalalan terhadap Proses Produksi dan Persepsi Kehalalan pada Kemasan Produk
Waroeng Steak & Shake mendominasi urutan pertama Top of Mind Brand Halal Awareness dengan point 31,1 %, Steak 21 di posisi kedua di 8,8 % kemudian Kampoeng Steak di urutan ke 3 di 9,9% dilanjutkan brand Steak lain seperti Abuba Steak, Boncafe, Steak Hunt, Holycow, Moen Moen, My Steak dll.
Jika dilihat berdasarkan total penilaian TOP Halal Index, Waroeng Steak & Shake mendapatkan total index di 9.685, dilanjutkan Abuba Steak di 8.610 kemudian Holycow di 8.555 lalu Moen Moen di 8.166.
Total index merupakan nilai total dari penilaian elemen Merek dan elemen Halal. Nilai total index ini menunjukkan tingkat kesadaran dan kepercayaan konsumen terhadap produk halal secara keseluruhan.
Baca Juga: Lawangwangi Creative Space Bandung, Healing di Cafe Sekaligus Galeri Seni
“Seluruh penghargaan tersebut didedikasikan bagi tim Waroeng Steak & Shake atas komitmen untuk terus menghadirkan produk-produk terbaik sengan standar keamanan pangan yang ketat dan juga memastikan bahwa produk Waroeng Steak & Shake diproduksi secara halal bagi seluruh konsumen” ujar Riyanto, Direktur Utama PT Waroeng Steak Indonesia.
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi tinggi rendahnya nilai total index, antara lain:
Kualitas produk
Kualitas produk merupakan faktor yang paling penting dalam penilaian total index. Produk yang berkualitas, baik dari segi bahan baku, proses pengolahan, maupun rasa, akan lebih disukai oleh konsumen.
Komunikasi
Komunikasi yang efektif dapat meningkatkan kesadaran dan kepercayaan konsumen terhadap produk halal. Komunikasi yang efektif dapat dilakukan melalui berbagai media, seperti iklan, media sosial, dan word of mouth.
Sertifikasi halal
Sertifikasi halal merupakan bukti bahwa produk telah memenuhi standar halal yang ditetapkan oleh pemerintah. Sertifikasi halal dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk halal.
Nilai total index 9.685 menunjukkan bahwa Waroeng Steak & Shake memiliki tingkat kesadaran dan kepercayaan konsumen yang tinggi terhadap produk halal.
Hal itu juga berarti bahwa Waroeng Steak berkomitmen terhadap pentingnya kualitas halal dari setiap bahan, bahan masakan dan penyajian yang dihidangkan.
Berita Terkait
-
Ayam Goreng Nelongso, Kuliner Langganan Anak Kos yang Ramah di Kantong
-
Mengenal Mie Ongklok, Kuliner Khas Wonosobo yang Jadi Favorit Ganjar Pranowo
-
Menikmati Smoothies di Outlet Sejoli Kota Jambi, Toppingnya Melimpah
-
Kue Pancong Pocong, Jajanan Manis Kekinian yang Lumer di Lidah
-
Restoran Ini Hadirkan Hidangan khas Indonesia Berkualitas Bintang Lima, dengan Pengalaman Santai di Mal
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Sultan Syarif Kasim II 'sang Donatur' Sumbang Rp1 Triliun untuk Kemerdekaan Indonesia
-
Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli
-
Program MBG di Sumsel Sudah Jangkau 2 Juta Penerima, Lalu Mengapa 10 Dapur Masih Disuspensi?
-
Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
BBM Mulai Normal, 47 SPBU di Flores Kembali Beroperasi Setelah Gempa
-
Kecelakaan Tunggal Mobil Suzuki Carry Terjun ke Jurang di Ciamis, Ini Kronologi Lengkapnya
-
Belanja Pakai BRImo di Bazaar Pesona Merdeka, Pengunjung Bisa Bawa Pulang Hadiah!
-
Usai Upacara HUT RI ke-81, Prabowo Panggil Semua Komandan: Menghadap Saya, Kerjakan