Suara.com - Dalam upaya memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan di sektor logistik dan pengembangan hinterland, PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL) sebagai Subholding BUMN Kepelabuhanan Pelindo mengadakan kegiatan Customer Hearing tahun 2023.
Melalui kegiatan ini, SPSL menghimpun saran dan masukan dari para pelanggan guna mengevaluasi layanan yang diberikan perusahaan.
"Ini merupakan wujud komitmen perusahaan mendekatkan diri kepada para pelanggan. Dengan cara ini kami bisa mengetahui langsung kebutuhan, saran dan keluhan para pengguna jasa, guna meningkatkan kualitas pelayanan ke depan," kata Direktur Komersial dan Teknik SPSL, Ichwal Fauzi Harahap, di Jakarta, Rabu (27/12/2023).
Customer hearing yang dilakukan dalam kurun waktu triwulan keempat 2023 ini melibatkan para pengguna jasa SPSL berikut anak perusahaan.
Upaya ini menjadi bagian dari proses evaluasi pelayanan perusahaan. Semua umpan balik dari pengguna jasa dievaluasi secara menyeluruh.
“Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar untuk program peningkatan berkelanjutan, yang kemudian diintegrasikan dalam rencana kerja perusahaan. Tujuannya adalah menciptakan pelayanan yang unggul dan memastikan kepuasan pelanggan,” tegas Ichwal.
Dijelaskan, Customer Hearing bukan hanya sebagai langkah untuk menjaga hubungan baik semata, namun juga menjadi bagian dari pengembangan perusahaan yang bertumpu pada pemenuhan kebutuhan pelanggan.
Hal ini diharapkan mampu meningkatkan standar pelayanan secara keseluruhan sehingga memberikan kemajuan dan keberhasilan bagi semua pihak terkait.
Pada kesesempatan Customer Hearing tersebut, para pengguna jasa menyampaikan saran dan pendapat untuk perbaikan layanan ke depan. Salah satunya disampaikan oleh Haryson Bangun dari PT Tanto Sarana Deli, yang mengapresiasi kinerja SPSL Group.
Baca Juga: Profil 7 BUMN Yang Bakal Dibubarkan Erick Thohir Jelang Tutup Tahun
"Kami cukup puas dengan kinerja SPSL Group. Saat ini lahan yang kami pakai tidak pernah banjir. Penerangan yang sebelumnya masih kurang, sekarang sudah ditingkatkan," ujarnya.
Sementara Capt. Agus Nurwahid dari PT Salam Pacific Indonesia Lines Cabang Makassar menyatakan bahwa pelayanan operasional SPSL Group, khususnya di Lapangan 100 Makassar berjalan lebih baik dari sebelumnya.
Meski demikian, dia mengharapkan adanya peningkatan kecepatan pelayanan yang terintegrasi dengan sistem operasi shipping line untuk pertukaran data real-time.
Ichwal kembali menegaskan bahwa SPSL akan terus meningkatkan layanan kepada pelanggan serta menciptakan ekosistem logistik yang terintegrasi.
Fokus transformasi perusahaan untuk tahun 2024 antara lain meliputi ekspansi bisnis logistik, optimalisasi aset Pelindo yang belum termanfaatkan, dan komersialisasi area pendukung Terminal Kijing.
“Kami akan terus melakukan sistemisasi operasi dan digitalisasi pemasaran secara menyeluruh. Hal ini diharapkan mampu menciptakan bisnis yang lebih fleksibel dan kompetitif di seluruh wilayah layanan perusahaan,” ungkapnya.
Berita Terkait
-
WIKA dan Waskita Terancam Delisting, Danantara Pasrah: Kasihan Investor
-
Ancaman Delisting WSKT Memang Jadi Risiko Restrukturisasi
-
Soroti 52 Persen BUMN Rugi, Pakar UGM Sebut Perampingan Perusahaan Efektif Jika Korupsi Diberantas
-
Brantas Abipraya Jalin Sinergi dengan Kejaksaan Agung RI untuk Kokohkan Tata Kelola
-
Wacana Amnesti Koruptor BUMN Sesat Berbahaya, Berpotensi Bikin Korupsi Makin Subur
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan