Suara.com - Pertumbuhan Gading Serpong menciptakan permintaan yang tinggi akan produk komersial. Namun, produk komersial yang dihadirkan harus memiliki konsep agar bisa memiliki value yang tinggi, salah satunya dengan menghadirkan area komersial strategis di dalam satu tempat.
Gading Serpong tumbuh pesat secara merata, baik dari segi populasi, fasilitas, sarana prasarana, hingga keberagaman produk properti mulai dari residensial, hingga komersial.
Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat modern, pengembang menghadirkan produk-produk dengan konsep yang unik dan tepat sasaran.
Era modern ini adalah era di mana masyarakat dapat bekerja dari mana saja seperti kafe, resto, hingga kantor virtual.
Tren penyewaan studio untuk pemotretan atau membuat konten juga tengah diminati masyarakat. Hal ini membuat fasilitas komersial semakin beragam dari segi ukuran, konsep, bentuk, fitur, dan lainnya.
Masyarakat juga semakin senang beraktivitas outdoor, sehingga pusat hiburan yang memiliki area outdoor dan indoor semakin populer dan diminati. Kawasan komersial yang populer saat ini mengutamakan experience dan activity.
Pengembang Paramount Land menjawab permintaan ini dengan menghadirkan Hampton Square @ Manhattan District yang mengusung konsep mal terbuka (open concept lifestyle mall) yang menarik dan sangat kekinian, ditambah anchor tenant yang akan menjadi daya tarik untuk pengunjung.
Akan hadir juga Hampton Avenue Studio Loft, bangunan komersial berkonsep modern luxury style.
“Berbagai kisah sukses masyarakat telah membuktikan wilayah ini dapat menghasilkan capital gain dan return on investment (ROI) yang tinggi, baik dari hasil sewa, penjualan, ataupun keduanya," kata Presiden Direktur Paramount Land, M. Nawawi.
Baca Juga: Kawasan Komersial Menjadi Penunjang Lokasi Hunian di Sekitarnya
"Kehadiran berbagai Central Business District (CBD) yang tersebar di Kota Gading Serpong membuat kota ini semakin dikenal sebagai pusat kuliner, bisnis, perkantoran, dan hiburan yang saling terintegrasi, di mana hal ini tidak hanya mendongkrak roda perekonomian masyarakat yang tinggal di Gading Serpong dan sekitarnya, tapi juga Tangerang Raya.”
M. Nawawi juga menjelaskan latar belakang untuk mengembangkan Manhattan District, episentrum komersial seluas 22 hektar yang vibrant dan full of experiences.
“Melalui riset panjang dan menyeluruh, Paramount Land melihat bahwa kebutuhan masyarakat akan diversifikasi fasilitas komersial dan bisnis yang inovatif di Gading Serpong masih tinggi, di mana hal ini melatarbelakangi kami untuk mengembangkan Manhattan District," ucapnya.
Nawawi menyampaikan Paramount Land menerapkan tiga kunci utama dalam mengembangkan produk komersial, yaitu perencanaan jangka panjang untuk bisnis yang berkelanjutan, membangun pangsa pasar yang kuat, dan mengembangkan konsep komersial yang adaptif sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
"Inilah yang kami terapkan dalam mengembangkan Manhattan District. Menciptakan sebuah pusat komersial yang tidak hanya berkesinambungan, tetapi juga responsif terhadap tuntutan zaman,” tukas Nawawi.
Hampton Square memiliki konsep mal terbuka dengan tujuh tema bisnis yaitu lifestyle, hobbies, culinary, sport, family playground, entertainment dan fashion, yang dilengkapi dengan street café area berkonsep open space lifestyle mall, sesuai tren yang sedang berkembang saat ini.
Hampton Square @ Manhattan District di Gading Serpong ditargetkan selesai pada akhir tahun 2024 memiliki keunggulan, yaitu berada di lokasi yang sangat strategis dan premium di dalam kawasan komersial Manhattan District dan terletak di jalan Main Boulevard ROW 30 dan ROW 45.
Berita Terkait
-
Staycation Makin Digemari, Ini Hotel Ramah Keluarga yang Bisa Jadi Pilihan
-
Lifestyle Hub Baru di Gading Serpong, Hunian dan Kawasan Komersial yang Terintegrasi
-
Bukan di Pusat Kota, Lifestyle Hub 'Kalcer' dan Family-Friendly di Kota Mandiri Makin Laris!
-
Petaka Parkir di Bahu Jalan! Sigra 'Nangkring' di Pembatas Jalan Usai Dihantam Fortuner di Tangerang
-
Tren Kota Mandiri Menguat, Bisnis Properti Dianggap Masih Stabil
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim