Suara.com - Teknik menyimpan makanan yang membuatnya dapat bertahan selama 12 bulan atau setahun dengan rasa dan tekstur yang tidak berubah setelah disimpan selama 52 minggu tanpa bahan pengawet mungkin terdengar mustahil bagi sebagian besar pecinta kuliner.
Namun, Ralali sebagai sebuah perusahaan yang bergerak dibidang kuliner dengan teknologi tinggi yang memiliki pengalaman pada ekosistem digital Business to Business (B2B) selama 10 tahun bisa mewujudkan hal tersebut.
Menurut CEO Ralali Joseph Aditya, Ralali Food Venture saat ini telah menghadirkan solusi inovatif bagi para pengusaha makanan dengan menyediakan akses untuk memiliki opsi produk makanan instan yang dapat bertahan di suhu ruang selama satu tahun tanpa bahan pengawet.
“Makanan instan yang dapat bertahan selama satu tahun tanpa bahan pengawet dimungkinkan oleh teknologi sterilisasi (retort) yang canggih dan dipatenkan oleh perusahaan teknologi pangan yaitu PT Kokikit Indonesia Teknologi. Dengan teknologi ini, nutrisi, rasa dan tekstur makanan tetap terjaga sehingga makanan dapat dinikmati kapanpun dan dimanapun tanpa kehilangan cita rasa aslinya,” papar Joseph Aditya pada Minggu (5/5/2024) disela-sela Pameran All Food Indonesia yang digelar di ICE BSD City Tangerang, Banten.
Dengan teknologi ini, lanjut Joseph, nusantara yang terkenal dengan warisan kuliner yang beragam di mana setiap daerah memiliki karakteristik hidangan yang khas, kendala logistik yang diakibatkan oleh luasnya wilayah Indonesia dan mengakibatkan pengiriman jadi tersendat dan berimbas makanan menjadi lekas basi bisa diatasi.
“Kami sangat antusias memperkenalkan Ralali Food Venture yang menandai era baru dalam teknologi pangan Indonesia. Platform yang kami miliki bertujuan untuk memberdayakan bisnis F&B untuk dapat menjangkau pelanggan ke seluruh pelosok nusantara bahkan ke seluruh dunia,” jelas Joseph.
Kolaborasi Ralali dan Kokikit yang kini terjalin ungkap Joseph dapat memberikan solusi esensial dan layanan pendukung bagi pengusaha F&B sehingga dapat mempercepat ekspansi bisnis para pengusaha kuliner.
Selain itu Ralali Foo Venture juga siap berkolaborasi erat dengan platform pesan antar makanan terkemuka seperti Grab Food, Go Food dan Shopee Food untuk memberdayakan jaringan merchant mereka agar dapat berekspansi ke kota-kota baru dengan cepat dan mudah.
Hal senada juga diungkapkan CEO Kokikit, Andry Suhaili yang menambahkan bahwa selain membidik pasar domestik, untuk memperluas market dibidang industri makanan dan minuman, pihaknya juga mengincar pangsa pasar diluar negeri yang menyasar kalangan diaspora yang diperkirakan mencapai sekitar 9 juta orang.
Baca Juga: 9 Makanan Mentah yang Wajib Dihindari Ibu Hamil, Jangan Sampai Kayak Vior Ada Virus Hidup di Otak!
“Market kami berada di lima negara yang meliputi Taiwan, Singapura, Malaysia, Hongkong dan Arab Saudi. Saat ini kami sudah mendistribusikan makanan yang memiliki cita rasa Indonesia ke negara-negara tersebut tentunya setelah diurus izin edarnya,” ungkap Andry menjelaskan.
Berdiri semenjak tahun 2021 lalu, Kokikit Indonesia Teknologi tambah Andry berkomitmen pada lingkungan dengan kemasan yang ramah lingkungan dan pengurangan jejak karbon.
Saat disinggung apa manfaat Ralali dan Kokikit mengikuti Pameran All Indonesia Food di ICE BSD, Andry menjelaskan bahwa pihaknya membuka peluang kerja sama dengan pelaku F&B untuk mengembangkan bisnis mereka.
“Kami menargetkan 1.000 F&B yang akan kami transformasikan dan berdayakan menjadi kuliner yang siap dijual secara nasional serta mempopulerkan makanan yang memiliki cita rasa Indonesia ke seluruh dunia,” jelas Andry.
Berita Terkait
-
Sebelum Siswa Makan MBG, Guru Kini Wajib Cicipi Terlebih Dahulu dan Bakal Digaji
-
Integrasi Usaha Properti dan Kuliner, Apakah Dukung Nilai Komersial dan Aktivasi Kawasan?
-
2 Rice Cooker untuk Membuat MPASI Bayi, Praktis dan Mudah Digunakan
-
Sering Tertukar? Ini Perbedaan Rantai Makanan dan Jaring-Jaring Makanan Beserta Contohnya
-
Dari Dapur Rumah ke Restoran, Bisnis Alumni SisBerdaya Ini Catat Kenaikan Omzet 70%
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR
Terkini
-
Demo DPR Memanas, Simak Penyesuaian 21 Rute Transjakarta Malam Ini
-
Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah, Penggeledahan Emas dan Uang Dinyatakan Sah
-
Update KRL Malam Ini: Rute Rangkasbitung Direkayasa Akibat Massa Aksi DPR di Jalur Rel
-
6 Sunscreen Indomaret untuk Flek Hitam dan Mencerahkan Wajah sesuai Review
-
Siapa Owner Vindes Corp Sekarang? Desta Resmi Umumkan Mundur
-
Surat Al Kahfi Ayat 1-10 Lengkap Tulisan Arab, Latin, dan Artinya: Simak Waktu Terbaik Membacanya
-
Anime A Pen, Handcuffs, and a Common-Law Marriage Resmi Tayang Januari 2027
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Desil Bansos Bikin Gaduh, 81 Tahun Merdeka tapi Data Kemiskinan Masih Kacau
-
Pidato Prabowo di Muktamar NU: Percaya Saya, Indonesia akan Bangkit Tak Ada yang Bisa Bendung