Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) terus mengampanyekan penggunaan internet sehat kepada kaum muda. Salah satunya dengan menyelenggaran workshop daring Makin Cakap Digital 2024.
Kali ini, workshop yang digelar secara daring untuk siswa dan siswi SMA di Papua dan Maluku ini sudah memasuki episode ke-20. Setiap episode memberikan tema yang menarik terkait penggunaan internet sehat dan kali ini webinar mengusung tema "Bijak Bersosmed Tanpa Cyberbullying".
Seperti diketahui, luasnya penggunaan internet berjalan lurus dengan perkembangan media sosial. Menurut catatan resmi, pengguna internet di Indonesia sebanyak 204,7 juta orang. Selain memiliki dampak positif, penggunaan media sosial juga telah melahirkan beberapa sisi negatif, salah satunya perundungan atau lebih dikenal dengan cyberbullying.
Episode ke 20 workshop daring ini menghadirkan tiga narasumber yang berkompeten di bidangnya. Mereka adalah Nur Rahma Yenita selaku Dosen Teknik Elektro Sekolah Tinggi Teknologi Indonesia membawakan pilar Budaya Digital. Hayuning Sumbadra selaku Direktur PT EMI/Dosen membawakan pilar Etika Digital. Juga Vizza Dara selaku public figure membawakan pilar Keamanan Digital.
"Mengatur jutaan pengguna sosial media tidaklah mudah, tetapi harus dilakukan. Kami hadir di webinar hari ini untuk bisa mengajak DigiFriends di Jayapura untuk menghindari cyberbullying karena efeknya yang sangat mendalam pada korbannya," kata Nur Rahma Yenita melalui keterangan tertulis.
Nur Rahma menjelaskan lebih lanjut tentang harapan dari pengenalan pada pengertian cyberbullying yang dapat berakibat pada perundungan dan menurunnya kepercayaan diri generasi muda.
Karenanya ada beberapa hal yang dapat dilakukan di antaranya untuk tetap tenang jangan panik, abaikan jangan jadikan gangguan, simpan bukti-bukti bullying, dan blokir pelaku. Setiap DigiFriends (sebutan bagi peserta webinar literasi digital) diperbolehkan untuk memberikan kritik kepada orang lain namun wajib juga untuk menyertakan saran, sehingga ada solusi dalam hal yang dikritisinya.
Webinar "Bijak Bersosmed Tanpa Cyberbullying" dihadiri banyak murid dan guru sekolah dari area Jayapura yang membuat acara nonton bareng di aula sekolah. Adapun sekolah-sekolah tersebut di antaranya SMP YPPK ST Paulus Abepura, SMP Negeri 11 jayapura, dan SMA 4 Jayapura
Workshop daring ini tidak dipungut biaya apapun sebagai wujud dedikasi Kemenkominfo kepada masyarakat Indonesia. Peserta hanya perlu untuk melakukan registrasi terlebih dahulu melalui link yang sudah diberikan.
Baca Juga: Pengusaha Lokal Ngeluh Bisnisnya Terancam Starlink, Luhut: Salahmu Tak Bisa Berkompetisi
Tujuan dari workshop ini adalah membentuk generasi muda yang dapat diandalkan dan dapat menjadi jembatan antara usia senior dengan junior. Banyak hal positif yang dapat dipetik di era digital di antaranya dapat digunakan untuk menambah wawasan terkait kehidupan modern yang dapat membuka pengetahuan dan komunikasi yang baik antara generasi.
Berita Terkait
-
Pentingnya Etika Berjejaring Sosial di Kalangan Milenial untuk Melawan Cyberbullying
-
Satu Selebgram Indonesia Ditangkap Polisi Arab Saudi, Kedapatan Jualan Visa Ziarah Buat Berhaji
-
Kadin Minta Pemerintah Evaluasi Starlink Elon Musk, Libatkan Pengusaha dan Asosiasi
-
Penjelasan Apa Itu OnlyFans, Bagaimana Cara Kerjanya?
-
Pengusaha Lokal Ngeluh Bisnisnya Terancam Starlink, Luhut: Salahmu Tak Bisa Berkompetisi
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang
-
Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen
-
Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?
-
Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan
-
Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian
-
Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo
-
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial
-
HUT RI, Mahasiswa UGM Turunkan Bendera Setengah Tiang: 81 Tahun Merdeka atau Menderita?
-
Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta