Suara.com - Karya anak bangsa Indonesia kembali mendapat apresiasi positif dalam kontes internasional Property Awards. Kali ini, giliran Arkadia Works yang mampu menembus Asia Pacific Property Awards 2024.
Penghargaan bergengsi ini diselenggarakan oleh media properti internasional yang berbasis di London, Inggris. Penghargaan ini menjadi kebanggaan karena Arkadia Works berhasil memenangkan kategori tersebut selama empat tahun berturut-turut, dan dapat bersaing dengan banyak karya lainnya di wilayah Asia Pasifik.
Kali ini, Arkadia Works mengusung tema "Digital Future of Nusantara" dan meraih penghargaan dalam kategori "Office Interior Indonesia" pada ajang Asia Pacific Property Awards yang diselenggarakan di Bangkok Marriott Marquis Queen's Park, Thailand, 30 Mei lalu.
Melalui karyanya, Arkadia Works merancang sebuah kantor yang dinamis dan modern dengan menghadirkan warisan budaya Indonesia untuk BDx, perusahaan penyedia solusi data center dan hybrid computing yang berlokasi di Hong Kong, China, Singapura, serta Indonesia.
Desainer mengangkat kekayaan warisan budaya Indonesia dengan mengaplikasikan pola kain tradisional seperti Kain Ulos dari Sumatera Utara, Songket Pucuk Rebung dari Palembang, dan Tenun Tanimbar dari Maluku pada sandblast.
Selain itu, penggunaan kursi antik khas Jawa, kain bermotif batik pada sarung bantal, roster sebagai partisi ruangan, serta kursi dan lampu rotan dipilih untuk menambah suasana tradisional Indonesia.
Secara konsisten melalui karya-karyanya, Arkadia Works mempertahankan dan mempromosikan budaya lokal di tengah arus modernisasi dan globalisasi.
Desain yang mengangkat nilai-nilai budaya Indonesia ini tidak hanya mendapatkan apresiasi di dalam negeri tetapi juga di kancah internasional, membuktikan bahwa budaya nusantara memiliki daya tarik dan nilai yang universal.
Karya tahun ini melengkapi tiga tahun karya sebelumnya yaitu "The Eclectic of Yogyakarta" pada tahun 2021, "Tales of Batik" pada tahun 2022, "Dance in Diversity" pada tahun 2023, serta "Digital Future of Nusantara” pada tahun ini.
Baca Juga: Mengubah Sampah Plastik dan Kantong Kresek Jadi Solusi Jalan Rusak, Gimana Caranya?
Atas beberapa pencapaian ini, CEO Arkadia Works, Wiza Hidayat, ditunjuk sebagai salah satu pembicara dalam sesi expert panel discussion, dan menjadi satu-satunya perwakilan perusahaan Indonesia di sesi tersebut.
“Desain yang baik tidak hanya indah secara estetis, tetapi juga harus memperhatikan fungsi, kesehatan, teknologi, dan inklusivitas untuk meningkatkan kualitas hidup pengguna ruangan,” papar Wiza bersama expert lainnya.
Berita Terkait
-
Troya, Destinasi di Turkiye yang Menghidupkan Kembali Legenda Perang Paling Terkenal di Dunia
-
Dari Sumba ke Singapura, Tenun Ikat Indonesia Unjuk Pesona di Panggung Internasional
-
Pesta Timuran Jaksel Suguhkan Kemeriahan Budaya Indonesia Timur dengan Lagu Viral dan Joget Maumere
-
Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Review Sepeda Gunung Polygon Xtrada 5, Cek Kelebihan dan Kekurangannya di Sini
-
Ole Romeny Cetak Gol, Pelatih PSV Murka dengan Kelakuan Pemain Keturunan Indonesia
-
Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera
-
Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti
-
Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135
-
Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun
-
Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo
-
Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo