Suara.com - Frans Faisal (27) begitu jeli melihat peluang bisnis. Melalui platform media sosialnya, Frans sukses memulai usaha kuliner tradisional khas Minang yang dikenal dengan merek Mamafuji. Bisnisnya berhasil meraih omzet miliaran rupiah dan menarik minat dari berbagai masyarakat hingga para artis sebagai pelanggannya.
Kekuatan media sosial memang memberikan dukungan yang kuat dalam berbagai aspek, termasuk dalam dunia bisnis. Sama halnya dengan Frans yang memulai usahanya dengan bermodalkan video makanan Padang yang sering ia santap di Instastorynya.
“Awal mula merintis Mamafuji itu tahun 2022, idenya bermula ketika saya story makan rendang dan kue bawang di Instagram. Ternyata banyak netizen yang minta dan menginginkan makanan tersebut. Akhirnya karna melihat pasar yang memungkinkan, maka lahirlah brand Mamafuji,” kata Frans.
Namun, merintis usaha kuliner bukan hal mudah. Frans melakukan banyak riset pasar untuk makanan yang akan dijualnya. Hingga akhirnya, nama Mamafuji dipilihnya sebagai nama merek yang menggambarkan sosok peracik resepnya yaitu Dewi Zuhriati atau akrab disapa Mamanya Fuji.
“Nama merek Mamafuji diambil karena resep dan pembuatnya dari ibu saya yaitu Ibu Dewi Zuhriati yang sering dipanggil Oma Gala atau Mama Fuji oleh netizen,” ujar pria lulusan S-1 jurusan manajemen tersebut.
Frans dan Dewi akhirnya sepakat menghadirkan produk khas Payakumbuh yang resepnya orisinil dan turun-temurun seperti rendang, kue bawang, dan dendeng. Kemudian seluruh prosesnya termasuk pengiriman barang ke layanan ekspedisi, dikerjakan sendiri oleh keduanya.
Pre-Order Lewat Instastory
Saat memulai bisnisnya, Frans hanya mengandalkan pesanan pre-order atau hanya memproduksi barang yang telah dipesan oleh pembeli lewat instastorynya.
Namun tidak disangka, ia lantas mendapatkan pesanan sebanyak 100 bungkus kue bawang dalam beberapa detik.
Baca Juga: Aplikasikan Hasil Penelitian untuk Kebutuhan Bisnis, Universitas Ini Bentuk Unit Keuangan
“Ketika melihat respon netizen di story, rata-rata netizen menginginkan produk kue bawang dan rendang. Akhirnya aku buka pre order untuk produk tersebut sebanyak 100 pcs. Alhamdulillah langsung ludes,” tambah kakak kandung Fujianti Utami Putri atau yang akrab disapa Fuji.
“Jadi kalau dihitung secara simple omzetnya seperti misalkan harga kue bawang Rp 35.000 x 100 bungkus = Rp 3.500.000 berarti modal kue bawang pasti di bawah Rp 3.500.000,” kata Frans.
Frans terus memaksimalkan potensi industri digital melalui platform online seperti Instagram, Shopee, Tiktokshop, Lazada, dan Tokopedia untuk mengembangkan bisnisnya.
Hingga kini usaha Mamafuji terus berkembang dengan 90 karyawan yang tersebar di empat titik produksi dan bekerjasama dengan berbagai pabrik. Usahanya pun juga resmi berbadan hukum atas nama PT. Mama Fuji Group.
Langganan Para Artis hingga Beromzet Miliaran Rupiah
Harga produk Mamafuji bervariasi, mulai dari belasan ribu hingga ratusan ribu rupiah, tergantung jenis produk yang menjadi pilihan pembeli. Semua produk yang ditawarkan oleh Mamafuji dijamin HALAL.
Berita Terkait
-
Bisnis Logistik Makin Ketat, Pengusaha Putar Otak
-
Zahwa Kakak Aaliyah Massaid Mahal-Mahal Kuliah Manajemen Bisnis Fashion di AS, Ini Lho yang Dipelajari
-
BRI Genjot Pemberdayaan UMKM Kuliner Lewat QRIS di Sentra Kuliner
-
Target Transaksi Rp 1 T, Intip Peluang Bisnis dan Optimalisasi Pertumbuhan Ekonomi Daerah Lewat IFBC di Bandung
-
Dorong Daya Saing Bisnis Lokal, Toffin Masterclass Buka Kelas F&B di 13 Kota
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali