Suara.com - CEO Equalizer Group, Mohammad Ramadhan, mengimbau semua pihak, terutama bank untuk meningkatkan standarisasi keamanan demi melawan kejahatan siber.
Hal ini dikarenakan kejahatan siber di Indonesia masih merajalela. Menurut data Kaspersky, pada tiga bulan pertama atau Kuartal 1 pada 2024, jumlah ancaman siber hampir mencapai 6 juta.
Kejahatan mereka bahkan sudah sampai kepada pembobolan bank-bank swasta maupun negeri, yang berpotensi menyebabkan kerugian miliaran rupiah.
Mohammad Ramadhan selaku praktisi dan pimpinan perusahaan keamanan turut prihatin dengan kondisi saat ini. Ia pun menyarankan agar setiap bank bisa meningkatkan keamanan siber ke level terbaik agar tidak tertembus pelaku kejahatan.
"Sayangnya masih banyak beberapa perusahaan-perusahaan yang belum memiliki siber security, anti hack, dan data protection yang baik. Artinya kita harus selangkah lebih maju dari para pelaku kejahatan siber," ujar Mohammad Ramadhan.
"Kami sebagai perusahaan siber IT security di Indonesia harus fokus dan turut serta membantu pihak berwenang dan aparat penegak hukum untuk mencegah dan mendeteksi terjadinya kejahatan siber IT di Indonesia," imbuhnya.
Ia pun berpesan kepada perusahaan-perusahaan agar melakukan proteksi dini terhadap keamanan datanya masing-masing dengan melakukan audit data serta analisa evaluasi secara berkala.
Tag
Berita Terkait
-
Gairahkan Kelesuan Ekonomi, BI Beri Sinyal Turunkan Suku Bunga
-
Transaksi Digital RI Kian Moncer, Begini Data Terbaru BI
-
Tanggulangi Kejahatan Siber, Kapolri Klaim Tingkatkan Sistem Pengamanan
-
Setoran Dividen BUMN Melesat 102,5%, BRI Jadi Kontributor Terbesar
-
Muhammadiyah Mau Caplok KB Syariah, Pengamat: Biar Bank Syariah Tak Didominasi BSI
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim