/
Minggu, 07 Agustus 2022 | 12:16 WIB
Ilustrasi gambar gejala dbd pada anak. (Freepik)

Terkait penanganan DBD, Acep Joni mengajak seluruh warga terus menjalankan program 3 M Plus.

Menguras tempat penampungan air setiap hari, mengubur barang bekas, menutup tempat penampungan air dan plusnya, hindari gigitan nyamuk, tidur menggunakan kelambu dan menyalakan obat nyamuk.

“Program 3 M Plus ini terus kami galakkan sebagai salah satu cara penanganan paling ampuh selain Fogging. Makanya mari bersama-sama untuk terus melakukan pembersihan lingkungan setiap hari, agar tidak ada tempat untuk nyamuk bersarang,” jelasnya.

Acep Joni menambahkan apabila warga merasakan gejala demam yang tak kunjung sembuh, maka sebaiknya langsung memeriksakan diri ke Puskesmas atau Rumah Sakit.

“Kalau kasus DBD telat dalam penanganan medis, maka akan sangat berbahaya,” katanya. ***

Load More