PANGANDARAN - Dinas kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pangandarana mencatat ada 32.979 orang berstatus duda dan janda. Artinya, dari total 433.091 jiwa di Pangandaran sebanyak 8 persennya duda dan janda.
Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan dan Pemanfaatan Data Disdukcapil Pangandaran Andi Purnomo mengatakan, jumlah tersebut gabungan dari data semester 2 tahun 2021 dan semester 1 tahun 2022.
Adapun duda atau janda tersebut dari yang cerai hidap maupun cerai mati. Sedangkan jumlah penduduk Kabupaten Pangandaran berdasarkan data terkini yakni sebanyak 433.091 jiwa.
Rinciannya, pria sebanyak 216.900 dan perempuan sebanyak 216.191. Dari jumlah tersebut yang sudah kawin sebanyak 237.330, dengan rincian 118.031 pria dan 119,299 perempuan.
Menurut Andi, jumlah janda karena cerai hidup maupun cerai mati sebanyak 25.599, sedangkan jumlah duda baik dari cerai hidup dan cerai mati sebanyak 7.380.
“Jika dijumlah duda dan janda dari cerai hidup dan cerai mati di Pangandaran tercatat 32.979 orang,” katanya melansir dari harapanrakyat.com.
Andi juga menjelaskan, angka perceraian hidup dan mati didominasi perempuan. Cerai hidup perempuan tercatat 6.653, sedangkan cerai mati 18.946 orang.
“Sedangkan duda cerai hidup 3.541 dan duda cerai mati 3.839 orang,” katanya.
Menurut Andi, data tersebut berasal dari Disdukcapil Kabupaten Pangandaran. Sehingga ada kemungkinan masih ada data yang belum masuk dalam administrasi di Disdukcapil.
“Besar kemungkinan masih ada data perceraian yang belum masuk administrasi sehingga tidak ada dalam data Disdukcapil,” pungkasnya. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Kasus Hindoli Terkuak, Tersangka Sumur Ilegal Ditangkap Usai Berpindah hingga Jambi
-
5 Mitos Pulau Kemaro yang Masih Dipercaya Warga, dari Cinta Tragis hingga Pantangan Misterius
-
Tren Baru di Jakarta, Lari Santai Tanpa Target, Ini Alasan Sepatu Cushion Makin Digemari
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Hemat Bagasi Tanpa Ribet, Sepatu Lari Multifungsi Ini Bisa Dipakai Jogging, ke Mall hingga Traveling
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan
-
Makna Sakral Tato Dayak: Mengapa Setiap Guratan di Tubuh Punya Cerita Hidup?
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar