/
Senin, 08 Agustus 2022 | 15:33 WIB
Anggota Komnas HAM, M. Choirul Anam dan Beka Ulung Hapsara. (Suara.com/Yaumal)

JAKARTA - Pemeriksaan terhadap Irjen Pol Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi akan dilakukan terpisah oleh Komnas HAM. Ini dilakukan guna melihat konsistensi keterangan dari keduanya.

Komisioner Komnas HAM RI Mohammad Choirul Anam di Jakarta mengatakan, pihaknya sengaja memisahkan pemeriksaan terhadap keduanya agar bisa melihat konsistensi dari keterangan-keterangan yang diberikan sebelumnya.

"Karena itu penting bagi kami dalam melihat konsistensi pengakuan, konsistensi keterangan, dan konsistensi dari alat bukti," ucapnya, Senin (8/8/2022).

Dia menerangkan, hingga kini belum dipastikan jadwal pemeriksaan terhadap Ferdy Sambo dan istrinya. Namun dipastikan akan dilakukan dalam waktu dekat ini.

Masih kata Anam, tak hanya bagi Ferdy Sambo dan istrinya, pemeriksaan terpisah ini dilakukan juga kepada para ajudan atau aide de camp (ADC).

"ADC walaupun waktu pemeriksaannya sama, tapi pemeriksaan satu ajudan dengan yang lain itu berada di ruangan yang berbeda," kata dia.

Hingga saat ini Komnas HAM diketahui belum meminta keterangan langsung kepada Irjen Ferdy Sambo maupun istrinya. Khusus Putri Candrawathi, hal itu karena dilatarbelakangi kondisi psikologis.

Ia mengaku saat ini Komnas HAM sedang berupaya membangun komunikasi dengan istri Ferdy Sambo. Apalagi, permintaan keterangan Putri Candrawathi sudah diagendakan Komnas HAM sejak awal.

"Keterangan dari Putri Candrawathi pasti sangat dibutuhkan. Semua hal yang terkait keterangan pasti kami butuhkan," ujarnya.

Baca Juga: Update Kasus Tewasnya Brigadir J, Komnas HAM akan Periksa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi secara Terpisah

Kendati istri Irjen Ferdy Sambo sudah muncul ke publik untuk pertama kalinya pascaperistiwa tewasnya Brigadir J, Anam mengatakan saat ini agenda strategis lembaga tersebut ialah terkait permintaan keterangan uji balistik.

Baca Juga:
Fakta-Fakta Brigadir RR, Tersangka Baru Kematian Brigadir J Usai Irjen Ferdy Sambo Diisolasi di Mako Brimob

"Jadi itu yang kami prioritaskan. Semoga soal balistik ini bisa ketemu antara tim balistik dengan Komnas HAM," ujar dia. ***

Load More