KARAWANG – Musim kemarau kerap menjadi ancaman ketersediaan pakan ternak di wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Biasanya, jika musim kemarau melanda, pakan ternak di wilayah yang dikenal lumbung padi nasional tersebut kerap mengalami kelangkaan.
Akibatnya, tak sedikit para peternak harus mencari pakan ternak ke daerah lain yang jaraknya cukup jauh. “Di Karawang ini pada saat tertentu seperti musim kemarau, (biasanya) terjadi kelangkaan pakan," kata Kabid Peternakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Karawang, Handoko seperti dikutip dari Antara, Jumat (12/8).
Menurut Handoko, pemerintah daerah kerap mengingatkan agar para peternak mempersiapkan cadangan pakan untuk mengatasi ketersediaan pakan pada saat musim kemarau. Alasannya, ketersediaan pakan harus diselamatkan. Terutama saat musim kemarau.
Sementara itu, untuk mengantisipasi kelangkaan pakan ternak saat musim kemarau, kata Handoko, pihaknya melakukan sosialisasi budi daya pembuatan pakan hijauan hewan ternak kepada para peternak.
Harapannya, saat musim kemarau, para peternak di wilayah Karawang tidak lagi ketergantungan membeli pakan dari luar daerah.
Ia berharap ke depan setiap kecamatan mempunyai kebun-kebun tempat pembibitan untuk pakan hijauan ternak. Pakan ternak yang bisa dikembangkan diantranya odot, pakchong, dan lainnya.
“Jadi, tidak ada lagi peternak di musim tertentu kehabisan pakan,” tuturnya.
Menurut dia, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Karawang akan terus berupaya meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) para peternak. Hal itu dilakukan melalui sosialisasi budi daya pembuatan pakan hijauan hewan ternak.
Diharapkan dengan sosialisasi itu akan memberikan sejumlah manfaat, khususnya pengetahuan yang akan diterapkan mengenai pakan dan sektor peternakan. (*)
Baca Juga: Peserta Ajang Kecantikan Ini Banting Setir Jadi Sopir Truk, Sebut Pekerjaannya Impian
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
CEK FAKTA: Bahlil Dicopot dari Kursi Menteri ESDM dan Diganti Ignasius Jonan, Benarkah?
-
Tak Cuma Jago Akting, Aktor Chandra Wahyu Sabet Penghargaan Inspiratif di HPN 2026
-
Peringatan Dini Cuaca BMKG: Hujan Lebat dan Angin Kencang Intai Jabodetabek Sore Ini
-
CEK FAKTA: Pemerintah Tarik Gas LPG 3 Kg Mulai Ramadhan 2026, Benarkah?
-
Love Through A Prism: Comeback Yoko Kamio di Era Klasik London
-
Kisah Anak-Anak Terpinggirkan di Kebumen Jadi Perhatian Gus Ipul
-
Perjuangan 2 Kakek Pensiunan di Riau Tuntut Keadilan hingga Mahkamah Agung
-
Kapan Siswa Palembang Mulai Libur Panjang Imlek dan Ramadan? Ini Detailnya dari Disdik
-
Rumah Tangga Apris Devita Diganggu, Guntur Tiyoga Bantah Pernah Nikah dengan Delia Yasmine
-
4 Fakta Kim Ju Ae, Remaja Putri 13 Tahun Calon Penerus Kim Jong Un