/
Senin, 15 Agustus 2022 | 07:50 WIB
Tiga sosok pocong-pocongan berdiri di antara bendera merah putih di sebuah TPU di Kecamatan Baros, Kota Sukabumi.

SUKABUMI – Tiga sosok pocong mengagetkan warga Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, Jawa Barat. Ketiga sosok menakutkan itu tepat berdiri di atas tempat pemakanan umum (TPU). Sejumlah warga mengaku merasa kaget dan takut, namun tak sedikit pula yang merasa terhibur.

Ya, rupanya ketiga sosok pocong itu hanyalah bonek yang dibentuk sedemikian rupa menyerupai pocong. Pocong-pocongan ini sengaja dibuat warga setempat dalam rangka menyambut HUT RI ke-77.

Seperti diketahui, berbagai cara dilakukan warga untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-77 tahun ini. Ada yang mengisinya dengan berbagai lomba, tak sedikit pula yang memeriahkannya dengan pawai.

Namun cara tak biasa dilakukan warga Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, Jawa Barat. Menjelang HUT RI ke-77 yang tinggal beberapa hari kedepan, warga memasang boneka berwujud pocong. Boneka pocong berjumlah tiga ini ditempatkan di tempat pemakaman umum (TPU) Pangkalan.

Sontak saja, pocong-pocongan yang berdiri di atas makam ini sontak mengagetkan para pejalan kaki dan pengendara yang melintas.

Beberapa orang yang melintas mengaku merasa kaget dan takut. Namun tak sedikit pula yang merasa terhibur.

Dilansir dari Detik.com, Ketua RW 06, Aceng mengaku ide pemasangan replika pocong itu sebagai bentuk hiburan pada momen HUT ke-77 Kemerdekaan yang jatuh pada 17 Agustus 2022.

Menurutnya, tradisi memasang pocong sudah dilakukan di Kampung Pengkolan sejak 4 tahun lalu dan dipertahankan hingga tahun 2022 ini.

Aceng mengatakan, pemasangan pocong tak hanya sekedar hiburan semata. Pihaknya sekaligus ingin mengingatkan warga bahwa kuburan menjadi rumah peristirahatan terakhir manusia.

Baca Juga: KSAD Jenderal Dudung Buka Jambore Nasional Tahun 2022 di Cibubur

Meski hanya hiburan, ternyata salah satu pocong-pocongan tersebut dibungkus menggunakan kain kafan. Sedangkan yang lain dibungkus menggunakan mukena bekas yang bagian dalamnya berisi pohon hanjuang.

Salah seorang warga, Risia (17) mengaku awalnya takut saat melintasi jalan tersebut. Namun lama kelamaan, ia sudah terbiasa karena sudah mengetahui jika pocong itu buatan. (*)

Load More