- PKS melaksanakan pemotongan hewan kurban pada Kamis, 28 Mei 2026 sebagai sarana pemberdayaan umat dan penguatan solidaritas sosial.
- Sebanyak 2.911 ekor sapi serta 4.562 ekor kambing atau domba terkumpul dari partisipasi anggota PKS di seluruh Indonesia.
- DPP PKS menyalurkan 73 ekor sapi, termasuk bantuan khusus bagi masyarakat terdampak musibah banjir di wilayah Sumatra.
Suara.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menunjukkan kepedulian sosialnya melalui gelaran pemotongan hewan kurban, Kamis (28/5/2026).
Selain memperkuat solidaritas nasional, PKS secara khusus menekankan pentingnya distribusi hewan kurban ke wilayah-wilayah yang tengah dilanda musibah.
Mengusung tema “Berkurban, Berbagi, Berdaya,” kegiatan ini bertujuan menjadikan ibadah kurban bukan sekadar ritual ketakwaan, melainkan sarana nyata untuk pemberdayaan umat dan penguatan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Ketua panitia, Iman Firmansyah, melaporkan bahwa tahun ini antusiasme anggota PKS sangat tinggi dengan terkumpulnya 2.911 ekor sapi dan 4.562 ekor kambing atau domba.
Dari total kurban DPP yang berjumlah 73 ekor sapi, PKS memberikan perhatian khusus kepada daerah-daerah yang sedang mengalami bencana alam.
Iman merinci distribusi hewan kurban tersebut untuk memastikan manfaatnya terasa merata hingga ke pelosok dan wilayah terdampak bencana.
"Secara simbolis penyembelihan di kantor partai 4 ekor, 23 ekor di rumah pemotongan hewan, 21 ekor didistribusikan ke DPW-DPW yang belum ada anggota DPR RI, 6 ekor khusus untuk daerah bencana banjir Sumatra, dan 18 ekor didistribusikan ke organisasi masyarakat di Jakarta dan sekitarnya," jelas Iman dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (28/5/2026).
Langkah menyalurkan hewan kurban ke wilayah banjir di Sumatra ini menjadi komitmen PKS agar masyarakat yang sedang tertimpa musibah tetap dapat merasakan sukacita hari raya melalui bantuan pangan bergizi.
Dalam acara tersebut, momen emosional terlihat saat anak-anak muda PKS yang tergabung dalam Garuda Keadilan (GK) menyerahkan seekor sapi bali albino bernama "Geno" untuk dikurbankan.
Baca Juga: Libur Panjang Idul Adha, Warga Serbu Tebet Eco Park
Sapi tersebut diserahkan langsung oleh Presiden GK Dhia Ul Haq Al-Azamie kepada Ketua Majelis Syura PKS Mohammad Sohibul Iman.
Prosesi penyembelihan kemudian dilakukan langsung oleh Presiden PKS Almuzzammil Yusuf, yang didampingi doa dari Ketua Dewan Syariah Pusat (DSP) PKS Muslih Abdul Karim.
Almuzzammil berharap kontribusi partai dapat terus meningkat demi kemaslahatan bangsa.
"Semoga Allah memberikan keberkahan kepada kita semua, semoga tahun yang akan datang bisa lebih besar lagi yang bisa kita kontribusikan untuk bangsa dan negara," ungkap Almuzzammil.
Setelah penyembelihan, jajaran pimpinan PKS, termasuk Ketua Majelis Syura Mohamad Sohibul Iman, Ketua DSP Muslih Abdul Karim, Ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) Mulyanto, Sekretaris Majelis Syura Suswono, Presiden PKS Almuzzammil Yusuf, dan Bendahara PKS Noerhadi, menyapa para perwakilan pengurus wilayah di seluruh Indonesia melalui sambungan Zoom.
Acara pemotongan kurban ini juga diramaikan dengan lomba pengumpulan poin melalui berbagai misi kreatif yang diikuti masyarakat umum sebagai bagian dari syiar Zulhijjah 1447 Hijriah.
Berita Terkait
-
Libur Panjang Idul Adha, Warga Serbu Tebet Eco Park
-
Inul Daratista Kurban 10 Sapi Jumbo di Idul Adha 2026, Berdoa Agar Rezeki Makin Lancar
-
Ungkit UU, Habiburokhman Sebut 1.098 Sapi Kurban Presiden Pakai Dana APBN Sah Secara Syari
-
Demi Kurban, Dewi Perssik Rela Sewa Private Jet dari Kalimantan ke Jakarta!
-
Tragedi Kresek Hitam: Sengkarut Sampah Plastik Pasca-Iduladha yang Tak Kunjung Usai
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
Terkini
-
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban
-
Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung
-
PDIP Remehkan Safari Politik Jokowi: Jadi Presiden Saja Tak Bisa Loloskan PSI, Apalagi Sekarang
-
PBB Dikabarkan Masukkan Israel ke Daftar Hitam Kekerasan Seksual di Zona Konflik
-
DPR Restui TNI Buru Begal Jakarta, Tapi Ingatkan Aturan Main
-
Bukan Pesantren! Padepokan Padhang Ati Pekalongan Ternyata Bodong, Pimpinannya Cabuli Banyak Wanita
-
Gus Lilur: MBG Pasti Meroket Jika Tanpa Copet
-
Geger Sekeluarga Tewas di Tenda Kamping Temanggung, UGM Konfirmasi Satu Korban Mahasiswanya
-
Aseng Tak Mungkin Main Sendiri, Eks Pimpinan KPK Minta Jaksa Kejar Pejabat Pemberi Izin
-
Aksi Kamisan ke-909 Soroti Penghilangan Paksa dan Tahanan Demonstrasi 2025