/
Selasa, 16 Agustus 2022 | 13:46 WIB
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil

BANDUNG - Momen perayaan Hari Jadi Jawa Barat (Jabar) ke-77 tinggal sebentar lagi. Untuk itu, tak ada salahnya kita mengulasa sejarah seperti nama-nama Gubernur Jawa Barat dari masa ke masa.

Diketahui, Hari Jadi Jawa Barat akan berlangsung pada 19 Agustus 2022. Sejak 19 Agustus 1945 sampai saat ini, setidaknya sudah ada 15 nama Gubernur Jawa Barat. Lalu siapa sajakah itu?

Dilansir dari banyak sumber, berikut nama-nama Gubernur Jawa Barat dari masa ke masa:

15. Ridwan Kamil - Setelah Aher memimpin selama dua periode, Ridwan Kamil maju di Pilgub Jabar 2018 dan berpasangan dengan Uu Ruzhanul Ulum. Ridwan Kamil berhasil menang di Pilgub Jabar sebagai tokoh non parpol.

Sebelum menjabat sebagai Gubernur Jabar, ia pernah menjabat sebagai Wali Kota Bandung. Ridwan Kamil alias Kang Emil menjabat sebagai Gubernur Jabar periode 2018-2023. Ia juga merupakan seorang arsitek.

14. Ahmad Heryawan - Ahmad Heryawan merupakan salah satu Gubernur Jabar yang menjabat selama dua periode, dari 2008 hingga 2018. Selama menjabat sebagai Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan dibantu Dede Yusuf pada periode pertama dan Deddy Mizwar pada periode kedua.

Sebelum menjabat sebagai Gubernur Jabar, politikus yang akrab disapa Aher itu sempat menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta. Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Keadilan DPRD DKI 1999-2004.

13. Danny Setiawan - Partai Golkar kembali mendistribusikan kadernya sebagai Gubernur Jabar, yakni Danny Setiawan. Pria kelahiran Jatim ini menjabat sebagai Gubernur Jabar dari 2003 hingga 2008.

Danny Setiawan terjerat kasus korupsi. Ia dijatuhi vonis hukuman penjara empat tahun penjara.

Baca Juga: Bersikap Sopan dan Punya Tanggungan Keluarga, Vonis Habib Bahar Smith Lebih Rendah dari Tuntutan Jaksa

12. Raden Nana Nuriana - Raden Nana Nuriana adalah Gubernur Jabar yang juga berasal dari kalangan militer. Ia menjabat sebagai Gubernur Jabar dari 1993 hingga 2003. Raden Nana Nuriana juga berpartai. Ia merupakan kader dari Partai Golkar.

Mantan Gubernur Jabar ini kelahiran Bandung. Ia juga dikenal sebagai tokoh penting dalam pembentukan Provinsi Banten.

11. Yogie Suardi Memet - Yogie Suardi Memet merupakan Gubernur Jabar yang juga dari kalangan militer. Ia menjabat sebagai Gubernur Jabar dari 1985 hingga 1993.

Selain Gubernur Jabar, Yogie Suardi Memet juga pernah menjabat sebagai Komandan Jenderal Pasukan Khusus (Kopasus) dan Menteri Dalam Negeri era Soeharto.

10. Aang Kunaefi - Sama halnya dengan dua pendahulunya, Mashudi dan Solihin GP. Aang Kunaefi merupakan mantan Gubernur Jabar yang berasal dari kalangan militer. Aang Kunaefi menjabat sebagai Gubernur Jabar dari 1975 hingga 1985.

Sebelum menjabat sebagai orang nomor satu di Jabar pada era Soeharto, Aang Kunaefi sempat menjabat sebagai Pangdam Iskandar Muda dan Siliwangi. Aang Kunaefi juga pernah menjabat sebagai Dua Besar Indonesia untuk Arab Saudi.

9. Solihin Gautama Purwanegara - Solihin GP merupakan Gubernur Jabar yang juga dari kalangan militer. Solihin GP menjabat sebagai Gubernur Jabar dari 1970 hingga 1974. Ia lahir di Tasikmalaya.

8. Mashudi - Mashudi merupakan Gubernur Jabar menggantikan Ipik Gandamana. Masa jabatan Mashudi sebagai Gubernur Jabar terbilang paling lama. Ia menjabat sebagai Gubernur Jabar dari 1960 hingga 1970.

Mashudi merupakan Gubernur Jabar pertama yang berasal dari kalangan militer. Ia juga sempat menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat setelah menjabat sebagai gubernur.

7. Ipik Gandamana - Ipik Gandamana menggantikan Sanusi Hardjadinata sebagai Gubernur Jabar. Ipik Gandamana menjabat sebagai Gubernur Jabar dari 1957 hingga 1960.

Sebelum menjabat sebagai Gubernur Jabar, Ipik Gandamana juga sempat menjabat sebagai Wakil Gubernur Jabar di era kepimpinan R Mas Sewaka, Sanusi Hardjadinata dan Ukar Bratakusumah. Ipik Gandamana juga pernah menjabat sebagai Bupati Bogor serta Mendagri.

6. Sanusi Hardjadinata - Sanusi Hardjadinata merupakan Gubernur Jabar setelah R Mas Sewaka. Sanusi Hardjadinata berasal dari Partai Nasional Indonesia. Ia menjabat sebagai Gubernur Jabar dari 1951 hingga 1957.

Gubernur Jabar kelahiran Garut ini pernah juga menjabat sebagai Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad). Setelah menjabat sebagai Gubernur Jabar, Sanusi Hardjadinata juga pernah menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

5. Ukar Bratakusumah - Ukar Bratakusumah menjabat sebagai Gubernur Jabar menggantikan sementara R Mas Sewaka. Ukar Bratakusumah menjabat sebagai Gubernur Jabar pada 148 hingga 1950. Kemudian, R Mas Sewaka kembali menjabat sebagai Gubernur Jabar, menggantikan posisi Ukar Bratakusumah.

Selain pernah menjabat sebagai Gubernur Jabar, Ukar Bratakusumah juga merupakan mantan Rektor ITB. Ukar Bratakusumah juga pernah menjadi Menteri Pekerjaan Umum dan Tenaga Indonesia era Soekarno.

4. R Mas Sewaka - R Mas Sewaka merupakan Gubernur Jabar keempat. R Mas Sewaka sebagai gubernur pada periode 1947 hingga 1948. Kemudian, Sewaka juga kembali menjabat sebagai Gubernur Jabar pada 1950-1951.

Ia lahir di Cirebon. Sebelum menjabat Gubernur Jabar, ia merupakan orang terdekat Murdjani, Gubernur Jabar ketiga.

3. Murdjani - Setelah dipimpin Mohammad Datuk Djamin, Jabar kemudian dipimpin Murdjani. Gubernur Jabar ketiga ini sama halnya dengan Mas Sutardjo Kertohadikusumo yakni bagian dari Parindra. Murdjani menjabat sebagai Gubernur Jabar pada tahun 1946.

2. Mohammad Datuk Djamin - Mohammad Datuk Djamin merupakan Gubernur Jabar kedua. Mohammad Djamin meneruskan perjuangan Mas Sutardjo Kertohadikusumo dan masyarakat Jabar. Kurang dari setahun Mohammad Djamin menjabat sebagai Gubernur Jabar, yakni dari Desember 1945 hingga Juni 1946.

Mohammad Djamin lahir pada 1903 dan wafat pada 1957. Berbeda dengan Mas Sutardjo Kertohadikusumo, Mohammad Djamin merupakan Gubernur Jabar pertama yang tak berpartai.

1. Mas Sutardjo Kertohadikusumo - Roda pemerintahan pertama Provinsi Jabar dinakhodai Mas Sutardjo Kertohadikusumo. Gubernur Jabar pertama yang berasal dari Jawa Tengah. Gubernur pertama ini lahir pada 1892, dan wafat pada 1976 pada usia 84 tahun.

Sutardjo Kertohadikusumo memang tak lama menjabat sebagai Gubernur Jabar. Ia menjabat saat Provinsi Jabar dinyatakan sebagai bagian dari Republik Indonesia pada 19 Agustus 1945. Kemudian, lengser dari Jabatannya pada Desember 1945.

Gubernur Jabar asal Jateng itu merupakan bagian dari Partai Indonesia Raya atau Parindra. Partai bersejarah yang didirikan oleh Budi Oetomo.***

Load More