BANDUNG – Lagu 'Joko Tingkir Ngombe Dawet' menjadi trending di masyarakat. Apalagi, lagu tersebut beberapa hari lalu dinyanyikan dalam peringatan HUT RI ke-77 di Istana Negera Jakarta.
Tak hanya viral di media sosial, rupanya lagu tersebut menuai kontroversi dan protes keras dari sejumlah pihak.
Lalu siapakah sebenarnya Joko Tingkir? Sebagian besar masyarakat sudah mengenal sosok Joko Tingkir. Dalam tradisi Jawa, Joko Tingkir memiliki nama asli Mas Karèbèt. Ia merupakan pendiri sekaligus raja atau sultan pertama dari kerajaan Pajang yang memerintah dari tahun 1568-1582 dengan nama Sultan Adiwijaya.
Dilansir dari Wikipedia, Joko Tingkir lahir pada tanggal 18 Jumadilakhir tahun Dal mangsa VIII menjelang subuh. Diberi nama "Mas Karebet" karena ketika dilahirkan, ayahnya Ki Kebo Kenanga dari Pengging Ki Ageng Pengging sedang menggelar pertunjukan wayang beber dan dalangnya adalah Ki Ageng Tingkir.
Sementara itu anggota Komisi D DPRD Lamongan dari Fraksi Gerindra, Imam Fadli mengatakan, Joko Tingkir merupakan ulama dan kiai besar yang juga murid Sunan Kalijaga.
"Jadi, sosok Joko Tingkir bukanlah orang sembarangan dan telah menurunkan banyak orang alim di tanah Jawa," kata Imam dikutip dari Surya.co.id.
Masih menurut Imam, berdasarkan keterangan dari Gus Dur, Joko Tingkir adalah menantu Sultan Trenggono yang memiliki jasa besar dalam dakwah dan menyebarluaskan ajaran Islam.
Joko Tingkir singgah di Pringgoboyo untuk mengisi perbekalan saat dari berguru dan ingin kembali ke Pajang. Namun, oleh gurunya tidak diizinkan kembali ke Pajang hanya untuk memperebutkan jabatan.
Kemudian Joko Tingkir menetap di Pringgoboyo berdakwah, mengajar agama Islam sampai wafat.
Tak hanya itu, Joko Tingkir disebutkan sempat menjadi kepala prajurit Kerajaan Demak oleh Sultan Trenggono.
Atas jasa-jasanya selama mengabdi, Joko Tingkir diangkat sebagai Adipati Pajang dengan gelar Adipati Adiwijaya dan dinikahkan dengan Ratu Mas Cempaka, putri Sultan Trenggono. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Campus League 2026 Jakarta: Binus dan UPH Sapu Bersih Tiket Final Putra-Putri
-
25 Link Poster Ucapan Hari Raya Waisak 2026 Gratis, Bisa Langsung Download dan Dibagikan
-
5 Fakta Final Liga Champions: Dominasi PSG, Arsenal Cuma Keren di Atas Kertas
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
PSG Dibungkam! Gol Cepat Havertz Bawa Arsenal Unggul di Final Liga Champions
-
Tampil di Specteve 2026, Efek Rumah Kaca Bawa Pesan Emosional Lewat Lagu 'Di Udara'
-
Qurban Era Digital: Bagaimana Teknologi Mengubah Tradisi Idul Adha di ASEAN
-
Lebih dari Sekadar Kurban, Iduladha Juga Mengajarkan Arti Kepedulian
-
Energi Ceria Khas Brasil Hadir dalam Koleksi Sandal Penuh Warna
-
Budapest Membara! Bentrokan Fans Arsenal vs PSG Pecah Beberapa Jam Sebelum Final Liga Champions