/
Sabtu, 20 Agustus 2022 | 13:16 WIB
Makam Joko Tingkir

BANDUNG – Lagu 'Joko Tingkir Ngombe Dawet' menjadi trending di masyarakat. Apalagi, lagu tersebut beberapa hari lalu dinyanyikan dalam peringatan HUT RI ke-77 di Istana Negera Jakarta.

Tak hanya viral di media sosial, rupanya lagu tersebut menuai kontroversi dan protes keras dari sejumlah pihak.

Lalu siapakah sebenarnya Joko Tingkir? Sebagian besar masyarakat sudah mengenal sosok Joko Tingkir. Dalam tradisi Jawa, Joko Tingkir memiliki nama asli Mas Karèbèt. Ia merupakan pendiri sekaligus raja atau sultan pertama dari kerajaan Pajang yang memerintah dari tahun 1568-1582 dengan nama Sultan Adiwijaya.

Dilansir dari Wikipedia, Joko Tingkir lahir pada tanggal 18 Jumadilakhir tahun Dal mangsa VIII menjelang subuh. Diberi nama "Mas Karebet" karena ketika dilahirkan, ayahnya Ki Kebo Kenanga dari Pengging Ki Ageng Pengging sedang menggelar pertunjukan wayang beber dan dalangnya adalah Ki Ageng Tingkir.

Sementara itu anggota Komisi D DPRD Lamongan dari Fraksi Gerindra, Imam Fadli mengatakan, Joko Tingkir merupakan ulama dan kiai besar yang juga murid Sunan Kalijaga.

"Jadi, sosok Joko Tingkir bukanlah orang sembarangan dan telah menurunkan banyak orang alim di tanah Jawa," kata Imam dikutip dari Surya.co.id.

Masih menurut Imam, berdasarkan keterangan dari Gus Dur, Joko Tingkir adalah menantu Sultan Trenggono yang memiliki jasa besar dalam dakwah dan menyebarluaskan ajaran Islam.

Joko Tingkir singgah di Pringgoboyo untuk mengisi perbekalan saat dari berguru dan ingin kembali ke Pajang. Namun, oleh gurunya tidak diizinkan kembali ke Pajang hanya untuk memperebutkan jabatan.

Kemudian Joko Tingkir menetap di Pringgoboyo berdakwah, mengajar agama Islam sampai wafat.

Baca Juga: Tasyakuran HUT ke-77 RI dan Peringatan Bulan Muharram 1444 Hijriah di Wanayasa Purwakarta Berlangsung Meriah

Tak hanya itu, Joko Tingkir disebutkan sempat menjadi kepala prajurit Kerajaan Demak oleh Sultan Trenggono.

Atas jasa-jasanya selama mengabdi, Joko Tingkir diangkat sebagai Adipati Pajang dengan gelar Adipati Adiwijaya dan dinikahkan dengan Ratu Mas Cempaka, putri Sultan Trenggono. (*)

Load More